Penelitian Hukum: Analisa terhadap Peran Dewan Keamanan PBB


ANALISA TERHADAP PERAN DEWAN KEAMANAN PBB
DALAM MEMELIHARA PERDAMAIAN DAN
KEAMANAN INTERNASIONAL

Penulis: Pan Mohamad Faiz
Tebal: xi + 56 Halaman + Lampiran
Waktu: Desember 2006
Bahasa: Inggris

Dewan Keamanan PBB mempunyai tugas utama berdasarkan Piagam PBB untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional. Selama empat puluh lima tahun di awal keberadaannya, Dewan Keamanan dirasakan sangat tidak berdaya akibat perang dingin yang terjadi. Namun sejak tahun 1990, di mana telah terjadi pencairan suhu politik global, Dewan Keamanan kini telah menjadi aktif kembali.

Dewan Keamanan ini terdiri dari 15 (limabelas) negara anggota, 5 (lima) diantaranya adalah anggota tetap yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Russia, dan China. Anggota tetap ini mempunyai hak untuk memveto putusan yang akan diambil oleh Dewan Keamanan dengan cara menolak dan melawan putusan tersebut. Sepuluh anggota Dewan Keamanan lainnya dipilih oleh Mejelis Umum untuk jangka waktu 2 (dua) tahun keanggotaan yang tidak dapat diperpanjang, di mana 5 (lima) anggota baru dipilih setiap tahunnya. Sepuluh anggota terpilih dimaksud, sebagaimana disebut sebagai anggota tidak tetap dalam Piagam PBB, dipilih berdasarkan formulasi pembagian dari setiap wilayah utama dari seluruh penjuru dunia.

Sebagai kunci dalam menciptakan perdamaian dan keamanan dunia, Dewan Keamanan mempunyai beberapa fungsi utama. Dewan ini membantu untuk menyelesaikan sengketa secara damai, membentuk dan mengatur pasukan penjaga keamanan PBB, dan mengambil langkah-langkah khusus terhadap negara atau pihak-pihak yang tidak patuh terhadap keputusan DK PBB.

Bersandar pada Bab VI dari Piagam PBB, Dewan Keamanan tersebut harus, ketika dianggap perlu, memanggil para pihak yang bersengketa untuk menyelesaikan permasalahannya secara damai dengan cara, misalnya, negosiasi, mediasi, konsiliasi, arbitrasi, ataupun penyelesaian melalui jalur pengadilan. Dimungkin juga, jika semua pihak yang bersengketa sepakat, diberikan rekomendasi bagi para para pihak dengan cara-cara penyelesaian lainnya secara damai. Pasukan penjaga keamanan PBB pertama kali dibentuk oleh Majelis Umum PBB, namun setelah itu selalu dibentuk oleh Dewan Keamanan, di mana Dewan memegang kewenangan dalam memerintah terhadap mereka. Walaupun Piagam PBB tidak secara jelas memberikan kewenangan kepada Dewan Keamanan untuk membentuk pasukan penjaga keamanan, tetapi Mahkamah Internasional dalam satu kasus pada tahun 1962 menyatakan bahwa Dewan Keamanan mempunyai kewenangan tambahan untuk tujuan pembentukan tersebut.

Pasukan penjaga keamanan ini biasanya ditempatkan oleh Dewan Kemanan hanya apabila gencatan sejata telah disepakati oleh pihak yang bersengketa sehingga penjaga keamanan yang diturunkan hanyalah pasukan biasa dan bukan pasukan yang biasa diterjunkan dalam peperangan. Dewan Keamanan juga dapat mengambil tindakan yang lebih besar dari sekedar pengiriman pasukan penjaga keamanan. Pengertian “secara damai” dalam Pasal 39 Piagam PBB dapat termasuk dalam hal konflik yang terjadi di luar negara-negara yang bersengketa. Pada saat Piagam PBB dibentuk, hal ini juga dipertimbangkan bahwa konflik yang terjadi pada batas wilayah suatu negara dapat pula menimbulkan pelanggaran ataupun ancaman terhadap situasi damai, dengan demikian Dewan Keamanan dapat pula mengambil tindakan dalam hal ini.

Walaupun ilustrasi di atas menggambarkan bahwa Dewan Keamanan telah melakukan upaya yang sangat baik dalam menjalankan fungsinya, tetapi pada kenyataannya masih terdapat berbagai permasalahan yang telah menyebabkan ketidakefektifan dari fungsi Dewan Keamanan tersebut. Sebagai contoh, pemegang hak veto dari negara anggota tetap mempunyai kekuatan untuk membendung setiap keputusan yang akan berdampak merugikan bagi kepentingan mereka ataupun sekutunya masing-masing; ataupun contoh lainnya bahwa keputusan yang telah diambil, biasanya hanya menjadi “lip service” bagi pengimplementasian berikutnya.

Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dunia sekarang ini adalah Dewan Keamanan yang dapat melihat permasalahan sejak dini, Dewan yang dapat menghalangi dan mencegah terjadinya serangan antara negara-negara, serta Dewan yang mampu menjadi perantara dalam melaksanakan penyelesaian.

Berangkat dari uraian di atas, maka Penelitian Hukum ini mengambil fokus dan menganalisa mengenai peran dari Dewan Keamanan dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional, termasuk mendiskusikan mengenai reformasi Dewan Keamanan yang harus ditempuh di masa yang akan datang. Adapun sistematika dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

ANALYSIS ON THE ROLE OF SECURITY COUNCIL
IN MAINTENANCE OF INTERNATIONAL PEACE AND SECURITY

ACKNOWLEDGEMENT
CONTENTS
TABLE OF RESOLUTIONS
ABSTRACT

CHAPTER I: AN INTRODUCTION
1.1. Background to Research Paper
1.2. Objectives
1.3. Research Methodology
1.4. Structure of Research Paper
CHAPTER II: OVERVIEW OF SECURITY COUNCIL
2.1. Composition
2.2. Function of the Security Council
2.2.1. Maintenance of International Peace and Security
2.2.2. Elective Functions
2.2.3. Supervisory Functions
2.2.4. Constituent Functions
2.2.5. Function in Relation to International Court of Justice
2.3. Voting System
2.3.1. Procedural and Non-Procedural Matters
2.3.2. Absence of a Member in the Security Council
2.3.3. Abstention from Voting in Security Council
2.3.4. Veto Power
2.3.5. Double Veto
2.4. Status of Resolution
CHAPTER III: THE ROLE OF SECURITY COUNCIL
3.1. General
3.2. Forms of Peaceful Mean
2.3.1. Call upon the Parties to Settle the Dispute Peacefully
2.3.2. Investigation of the Dispute
2.3.3. Recommendation for the Appropriate Procedures
2.3.4. Recommendation for the Terms of Settlement
3.3. Form of Taking Enforcement Action
3.3.1. Measures Involving Non-Use of Force
3.3.2. Measures Involving Use of Armed Force
3.3.2.1. Special Agreement
3.3.2.2. Military Staff Committee
3.3.2.3. Joint Action
3.4. Collective Security
CHAPTER IV: SECURITY COUNCIL REFORM
4.1. Main Aspects of the Reform
4.2. Reform Models
4.3. Reform Obstacles
4.3.1. The Veto
4.3.2. Membership
CHAPTER V: CONCLUSION AND SUGGESTION
5.1. Conclusions
5.2. Suggestions

BIBLIOGRAPHY
ANNEXURE

Situasi perdamaian global di masa-masa yang akan datang diperkirakan akan kembali naik, sebab issue senjata nuklir kembali mencuat setelah dalam 2 tahun terakhir ini berbagai negara kembali berlomba mengembangkan tenaga nuklir demi kepentingan sumber daya energi maupun senjata nuklir. Di masa yang akan datang peran dan inisiatif Dewan Keamanan PBB ini akan menjadi sangat krusial dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Oleh karenanya, penelitian ini cukup penting bagi mereka yang akan dan telah bergelut dalam dunia Hukum Internasional ataupun Hubungan Internasional, terlebih lagi sejak Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2007-2009. Bagi anda yang berminat untuk mendapatkan penelitian ini bisa mengirimkan permohonan kepada Peneliti melalui email: pm_faiz_kw@yahoo.com atau mengisi pada bagian kolom komentar atau buku tamu yang telah disediakan.

–oOo–

Link for Related Articles:

About these ads

28 thoughts on “Penelitian Hukum: Analisa terhadap Peran Dewan Keamanan PBB

  1. Saya tertarik dengan artikel Anda. Tolong berikan info lebih tentang peran hukum internasional dalam mencapai perdamaian dunia! Terima kasih.

    Untuk membahas peran hukum internasional saya tidak bisa sekedar menuliskan satu atau dua paragraf saja. Jika anda berminat saya bisa kirimkan hasil telaah ringan saya atas peran DK PBB atas perdamaian dunia. Terima kasih.

  2. klo tidak keberatan, saya juga ingin membaca lebih jauh artikel yang saudara buat..trimakasih ^_^

    Silahkan kirimkan email ke alamat saya. Terima kasih.

  3. saya sangat berterimakasih jika saudara mengirimkan pada saya artikel saudara karena menurutku cukup menarik. makasih…

  4. Saya sangat tertarik dengan artikel anda, tolong kirim artikel anda saya membaca artikel anda sangat menarik.terimakasih

  5. menilik tulisan mas. saya sangat tertarik. saya ingin meminta pendapat mas tentang keberadaan ondonesia dalm kedudukannya sebagai anggota dewan keamanan tidak tetap PBB. mhn dikirimkan ke email saya.

  6. tulisan mas sangat menarik,dan rencananya saya juga ingin membuat skripsi (saya mahasiswa hukum internasional di unpad)berkenaan dengan fungsi anggota DK tidak tetap PBB,khususnya ketika membuat keputusan (resolusi) PBB dan berhadapan dengan hak veto yang dimiliki DK tetap PBB.saya harap anda dapat mengirimkan tulisan anda sebagai salah satu sumber referensi.terima kasih….katamso24@yahoo.co.id

  7. saya tertarik dengan artikel yang mas buat. saya sedang mengerjakan skripsi mengenai status dari resolusi DK PBB dan saya ingin menjadikan tulisan anda sebagai salah satu sumber referensi saya. saya harap anda dapat mengirimkan tulisan anda. terima kasih. mohon dikirimkan ke email saya

  8. Salam,..

    Saya tertarik dengan artikel yang mas buat,. mohon dikirimkan tulisan lengkapnya,..
    Terima kasih semoga bermanfaat.

  9. mz saya bs minta artikel in??
    sy sedang nulis tugas akhir, kebetulan judulY membahas tentang peran dewan keamanan PBB.
    mohon bantuannya…

  10. saya tertarik banget dengan artikel yang mas buat,oleh karena itu saya beminat untuk mengcopy artikel ini buat tugas saya…semoga kebaikan mas diterima oleh allah swt.(amien)

  11. ass…
    tQ,mas zul tertarik banget ma artikel ne…
    kbenran judul tugas zul mengenai implikasi hak veto, oleh karenanya zul minta artikel ne sebagai tambahan bahan dalam tugas tersebut sekali lagi tQ

  12. aslmkm

    kaitannya dengan tugas akhir saya yang menyoroti tentang peran DK PBB dan menurut saya tulisan anda sangat menarik sbg referensi. saya minta tolong agar anda berkenan untuk mengirim ke email saya. jzklh

  13. Ass. saya juga termasuk yg sangat tertarik utk dpt membaca lebih jauh ttg tulisan anda terutama ketika saat ini saya jg sedang melakukan pnelitian mengenai peran dk pbb pd konflik timur tengah, mungkin dpt menjadi referensi yg bermanfaat dlm pnelitian saya..

    trimakasi

  14. Assalamualaikum bang Faiz …

    ini manky bang… saya tertarik banget dengan hasil penelitian abang tentang security council ini bang, karena kebetulan juga saya perlu untuk tugas mata kuliah Organisasi Internasional bang…hehehe… kalau ga keberatan bang, saya boleh dapet hasil risetnya ga bang? makasih banyak ya bang! :))
    Yakusa… :))

  15. Saya sangat tertarik dengan artikel ini karena saat ini saya sedang mengerjakan skripsi mengenai kewenangan Dewan Keamanan PBB terhadap konflik internal suatu negara. Apakah abang berkenan untuk mengirimkan artikel ini ke email saya sebagai bahan referensi untuk skripsi saya? Akan sangat membantu sekali. Terima kasih.

  16. assalamu alaikum bang, artikelnya bagus sekali, saya minta tolong bang kirimin artikel abang melalui email saya, saya lagi butuh bahan untuk skripsi,,,tolong sekali ya bang, syukron

  17. salam hangat bang, kebetulan saya baru baca artikelnya. sangat mengena untuk study saya. kalau boleh bang, bisa minta tolong kirim ke email saya :) sebagai bahan skripsi dan pembelajaran. terimakasih yah

  18. as,, bang boleh minta artikelnya,, saya sdng menulis skripsi tentg peran dk pbb juga,, saya mengalami kesulitan dalam pembuatan tinjauan pustakanya,, trima kasih bang,

  19. mas boleh dikirimin artikelnya ? saya mahasiswa hubungan internasional unpar yang tertarik mengenai masalah DK PBB untuk menyusun skripsi saya. Terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s