Pesan sekaligus tanggapan singkat yang disampaikan oleh Sdri. Ayu terhadap artikel mengenai Perkawinan Campuran serta berbagai pertanyaan sejenis dari beberapa masyarakat Indonesia yang bertempat tinggal di New Delhi, telah membawa saya pada suatu kesimpulan sederhana bahwa di saat sekarang ini banyak terdapat masyarakat Indonesia yang hendak melakukan perkawinan campuran (perkawinan beda kewarganegaraan) namun terkendala atau setidaknya minimn akan informasi hal tersebut.
Oleh karena itu dalam artikel berikut, saya sampaikan informasi dasar lainnya mengenai hal-hal yang terkait dengan perkawinan campuran, khususnya bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan menikah di Indonesia dengan laki-laki Warga Negara Asing (WNA) berdasarkan UU yang berlaku saat ini (UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan).
1. Perkawinan Campuran
Perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewarganegaraan, dikenal dengan Perkawinan Campuran (pasal 57 UU No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan). Artinya perkawinan yang akan anda lakukan adalah perkawinan campuran.
2. Sesuai dengan UU Yang Berlaku
Perkawinan Campuran yang dilangsungkan di Indonesia dilakukan menurut Undang-Undang Perkawinan dan harus memenuhi syarat-syarat perkawinan. Syarat Perkawinan diantaranya: ada persetujuan kedua calon mempelai, izin dari kedua orangtua/wali bagi yang belum berumur 21 tahun, dan sebagaimua (lihat pasal 6 UU Perkawinan).
3. Surat Keterangan dari Pegawai Pencatat Perkawinan
Bila semua syarat telah terpenuhi, anda dapat meminta pegawai pencatat perkawinan untuk memberikan Surat Keterangan dari pegawai pencatat perkawinan masing-masing pihak, –anda dan calon suami anda,– (pasal 60 ayat 1 UU Perkawinan). Surat Keterangan ini berisi keterangan bahwa benar syarat telah terpenuhi dan tidak ada rintangan untuk melangsungkan perkawinan. Bila petugas pencatat perkawinan menolak memberikan surat keterangan, maka anda dapat meminta Pengadilan memberikan Surat Keputusan, yang menyatakan bahwa penolakannya tidak beralasan (pasal 60 ayat 3 UU Perkawinan).
Surat Keterangan atau Surat Keputusan Pengganti Keterangan ini berlaku selama enam bulan. Jika selama waktu tersebut, perkawinan belum dilaksanakan, maka Surat Keterangan atau Surat Keputusan tidak mempunyai kekuatan lagi (pasal 60 ayat 5 UU Perkawinan).
4. Surat-surat yang harus dipersiapkan
Ada beberapa surat lain yang juga harus disiapkan, yakni:
a. Untuk calon suami
Anda harus meminta calon suami anda untuk melengkapi surat-surat dari daerah atau negara asalnya. Untuk dapat menikah di Indonesia, ia juga harus menyerahkan “Surat Keterangan” yang menyatakan bahwa ia dapat kawin dan akan kawin dengan WNI. SK ini dikeluarkan oleh instansi yang berwenang di negaranya. Selain itu harus pula dilampirkan:
b. Untuk anda, sebagai calon istri Anda harus melengkapi diri anda dengan:
6. Pencatatan Perkawinan (pasal 61 ayat 1 UU Perkawinan) Pencatatan perkawinan ini dimaksudkan untuk memperoleh kutipan Akta Perkawinan (kutipan buku nikah) oleh pegawai yang berwenang. Bagi yang beragama Islam, pencatatan dilakukan oleh pegawai Pencatat Nikah atau Pembantu Pegawai Pencatat Nikah Talak Cerai Rujuk. Sedang bagi yang Non Islam, pencatatan dilakukan oleh Pegawai Kantor Catatan Sipil. 7. Legalisir Kutipan Akta Perkawinan Dengan adanya legalisasi itu, maka perkawinan anda sudah sah dan diterima secara internasional, baik bagi hukum di negara asal suami, maupun menurut hukum di Indonesia 8. Konsekuensi Hukum Pernyataan untuk memilih tersebut harus disampaikan paling lambat 3 (tiga) tahun setelah anak berusia 18 tahun atau setelah kawin. Jadi bersiaplah untuk mengurus prosedural pemilihan kewarganegaraan anak anda selanjutnya. Semoga mencerahkan dan have a nice weekend readers.. Catatan: Referensi Utama: LI Seri 45 – LBH APIK Jakarta Artikel terkait:
Kutipan Akta Perkawinan yang telah anda dapatkan, masih harus dilegalisir di Departemen Hukum dan HAM dan Departemen Luar Negeri, serta didaftarkan di Kedutaan negara asal suami.
Ada beberapa konsekuensi yang harus anda terima bila anda menikah dengan seorang WNA. Salah satunya yang terpenting yaitu terkait dengan status anak. Berdasarkan UU Kewarganegaraan terbaru, anak yang lahir dari perkawinan seorang wanita WNI dengan pria WNA, maupun anak yang lahir dari perkawinan seorang wanita WNA dengan pria WNI, kini sama-sama telah diakui sebagai warga negara Indonesia. Anak tersebut akan berkewarganegaraan ganda, dan setelah anak berusia 18 tahun atau sudah kawin maka ia harus menentukan pilihannya.
Bagi perkawinan campuran yang dilangsungkan di luar Indonesia, harus didaftarkan di kantor Catatan Sipil paling lambat 1 (satu) tahun setelah yang bersangkutan kembali ke Indonesia. Bila tidak, maka perkawinan anda belum diakui oleh hukum kita. Surat bukti perkawinan itu didaftarkan di Kantor Pencatatan Perkawinan tempat tinggal anda di Indonesia (pasal 56 ayat (2) UU No 1/74).
1. Status Hukum Anak Perkawinan Campuran
2. Status Anak Luar Kawin Perkawinan Campuran
July 20, 2007 at 8:13 pm
gimana caranya nikah campur tanpa catatan di kantor sipil, maksudku kalo mau nikah di gereja saja. Rencanaku mau nikah di gereja di Indonesia dan nikah di Kantor Catatan Sipil di negara Belanda menurut UU Belanda. Trus apakah akte nikah (belanda) bisa daftar di Catatan Sipil di Indonesia juga?
September 7, 2012 at 11:32 pm
Kalau misalnya saya menikah dengan waqga nepal ,apakah akan diakui di negara
September 19, 2007 at 5:53 am
katanya surat2 nya juga harus ada surat kesehatan,,,trus kalo yg ganti agama,,,,harus ada surat yg menyatakan dia ganti agama…?
November 2, 2007 at 2:01 am
Bagaimana jika calon suami masih status menikah dan belum cerai. Apakah tidah boleh menikahi WNI
October 11, 2010 at 10:22 pm
Kalau sang pria adalah WNA ,jelas tidak bisa ,karna setahu saya ,warga Europa/America,Canada, Mereka dilarang untuk berpoligami (poligami adalah ilegal) dan jika diketahui telah berpoligami maka mereka akan di penjarakan sesuai hukum yg berlaku di negaranya .
January 12, 2011 at 8:38 am
bagaimana kalo calon suami orang asia ( nepal) berstatus menikah dan belum cerai…. mohon pencerahannya terima kasih…
September 12, 2011 at 1:32 pm
seharusnya kalau beragama islam di indonesia poligami dibolehkan jadi tidak ada kendala seharusnya, namun yang jadi masalah berikutnya apakah nanti pernikahan tersebut akan di daftarkan di negara nepal hukum perkawinan poligami diboleh kan atau tidak. setidaknya itu perlu dipikirkan kembali. jika sama sama ingin punya pengakuan dari kedua negara.
December 17, 2007 at 10:19 am
Kalau mau dapat informasi yang selengkap-lengkapnya, aku harus kemana ya? Apakah ke embassy, departmen agama dan departmen luar negeri?
April 15, 2008 at 7:49 am
apabila calon suami mau masuk agama islam di indonesia apakah surat2 yang perlu diurus oleh dia?, mohon jawabannya dikirim ke email saya terima kasih
May 21, 2008 at 1:10 am
1. syarat-syarat perempuan indonesia menikah dengan laki-laki belanda?
May 28, 2008 at 12:45 am
saya menikah dengan warga taiwan dan telah nenjadi WNA jika ingin kembali menjadi WNI apa saja syaratnya,mohon jawaban kirim ke email saya,thanks
February 24, 2012 at 9:10 am
OK
June 20, 2008 at 7:39 am
saya akan menikah dgn seorang WNA akhir tahun ini. tapi statusnya calon suami masih menikah, meskipun sudah hampir 2 tahun ini pisah ranjang. terus gimana donk??? berarti saya nggak bisa merit sama dia?? krn statusnya masih menikah???
January 12, 2011 at 8:45 am
saya juga mempunyai posisi sama dengan mbak habibaty….
saya tidak tahu musti gimana….
saya ingin menikah dengannya walau saya tahu statusnya sudah pernah menikah….
apakah negara melarang?
apa solusinya? thanx jawabannya…
September 20, 2011 at 7:32 am
hi Putu ..ternyata nasib saya sama dengan kamu..calon sy juga masih terikat perkawinan dan kami berencana ingin menikah tapi bingung harus bagaimana..
aku minta infonya ya…
thanks B 4
July 4, 2008 at 1:51 am
Saya akan menikah dgn WNA, tetapi kami berencana menikah secara islam terlebih dahulu kemudian mendaftarkannya pada negara.
Bagaimana proses pendaftaran perkawinan yang seperti ini?
dan menurut anda apakah perkawinan secara islam ini lebih baik dilakukan di indonesia atau di negara calon suami saya tersebut (malaysia)mengingat pendaftaran perkawinan akan kami lakukan setelah melakukan perkawinan secara islam.
Terima kasih sebelumnya
July 17, 2008 at 10:35 am
saya sudah menikah dg WNA(malaysia)3th lalu,tetapi say tdak mendafarkan di indonesia,dan pernikahan kami hanya terdaftar di malaysia.
sya muslim dan suami saya katolik,tetapi saat reguster d malaysia saya menggunakan ic yg mncantumkan agama yg sama dg suami saya.
sampai saat ini saya masih seorang muslim.
yg menjadi pertanyaan saya,kami berencana menikah lagi di indonesia dengan secara islam.karena suami saya sekarang sudah memeluk agama islam,dan kami ingin menikah ulang menurut agama islam di indonesia.kami sudah memiliki ketrunan.
apa yg pertama-tama harus saya lakukan?
karena di akta nikah kami tertulis agama saya adalah katolik.
bisakah kami menikah lagi di indonesia,dng maksud menikah ulang karena saat ini kami sudah memeluk agama islam.
terimakasih
May 27, 2009 at 6:58 am
Apa tidak sebaiknya bertanya ke Jabatan Agama Islam Malaysia? Mengingat suami anda adalah malaysian dan sudah memiliki Sijil kawin malaysia……
October 18, 2012 at 8:58 am
saya mau tanya dong…saya mempunyai pasangan warga negara pakistan di malaysia, dia beragama khatolik, tapi saya muslim, rencananya kami akan menikah di malaysia, karna kami berdua bukan warga negara malaysia apakah akan dipersulit?? mohon bantuannya yah… kirim ke email saya jawabannya
March 1, 2013 at 6:31 am
Mba Niki…alhamdulillah suami sy Pakistani dan kami skrg sdh dikaruniai 2 org anak. Jika ada kesulitan bisa konsultasi dg tmn sy di email nsindo2@yahoo.com. Semoga bisa membantu
August 11, 2008 at 1:48 am
Saya berencana menikah akhir tahun ini.
Calon suami saya adalah WNA dari Jepang yang pernah menikah sebelumnya (sudah cerai). Dan akan menjadi seorang muslim dalam waktu dekat.
Apa pernyataan akan persyaratan nikah campur diatas update?
Mohon informasinya.
Terima kasih
August 21, 2008 at 5:55 am
Dear..
My name is tashya , saya berencana insya allah bulan januari 2009 akan melangsungkan pernikahan dengan WNA dari USA .dan saya pernah menikah sebelumnya dengan orang australia dan mendapatkan anak perempuan tapi prnikahan kami adalah pernikahan siri karena sebelumnya saya kurang informasi apabila kita marry dengan WNA dan itu pelajaran buat saya dan merugikan saya dan anak saya .tapi itu sudah masa lalu dan sekarang saya mau menjalankan pernikahan saya nantinya secara legal . mohon bantuannya bagaimana persyaratannya apabila saya mau menikah lagi dengan sebelumnya status pernikahan saya siri dan bagaimana status anak saya kalau saya menikah lagi dan bagaimana pula kalau saya dan anak saya punya 2 warganegara indonesia dan amerika, MOHON BANTUANNYA UNTUK INFORMASI, BIAYA DAN PERSYARATAN YANG SAYA DAN CALON SUAMI SAYA (WNA ) PERLU LENGKAPI BIAR SAH DIMATA NEGARA INDONESIA DAN AMERIKA.
Sekian saya ucapkan terimakasih
Regards
tashya
September 16, 2008 at 4:25 am
sebelumnya saya mau berterima kasih kapada Pan Mohamad Faiz pengasuh yang mau menolong saya,saya berencana mau menikah dengan wanita malaysia cuma saya belum tahu syarat2x nya apa saja dan kelengkapan apasaja yang harus saya persiapkan krn selama ini saya hanya dapat info syarat klw nikah sama oarang asing ( wanita indonesia ) saja. demikian terima kasih atas bantuannya
October 9, 2008 at 2:00 am
pak, saya berpacaran dengan pria yg berasal dari england selama 1 tahun. saat ini ia meminta saya untuk menjadi sponsor social visa agar ia bisa stay di indonesia. kalau boleh saya tahu, syarat2 untuk menjadi sponsor social visa bagaimana pak?
terima kasih sebelumnya
April 16, 2012 at 10:15 pm
Yeah… Saya juga sama. Pacar saya org Australia. Bagaimana caranya agar dia bisa tinggal di Indonesia secara sah…. Mohon jawabannya segera…. Thanx u….
June 28, 2012 at 7:01 am
mba linda aku jg rencana mau nikah bulan depan ama orang england tp aku masih bingung blm tau apa yg harus aku lakukan, aku blm paham untuk cra menikahnya, apa yg harus sy urus surat2 nya apa aja, dn hrs kemana ngurusnya, rencana mau marry di jakarta, tp bnyk yg bilang nikah di indonesia sangat susah….bingung aku tinggal di jakarta sendri, calon sy di england. please kasih tau caranya
August 29, 2012 at 1:00 pm
anda bisa menghubungi nomor 0217303655
October 13, 2008 at 7:16 am
sy mau menikah dgn pria kebangsaan polandia tapi orang tua si pria tidak menyetujui krn pernikahan akan dilangsungkan sesuai hukum islam, apakah sy masih bisa menikah walaupun org tua si pria tidak setuju.
terima kasih sebelumnya
May 16, 2012 at 6:27 am
nikah aja slama surat2x lengkap,toh yg tnggl brsama bkan kluarga tpi suami,lama2 jg pasti stuju,kalo calon suami gak apa2 n stuju lanjutin aja
November 3, 2008 at 3:14 pm
Dear PMF,
Sebelum nya saya ingin berterima kasih atas website nya yg sarat akan informasi dan hukum yang berlaku. Saya WNI yang telah menikah dengan pria WNA Amerika. Perkawinan kami belum terdaftar di konsulat Indonesia dan saya sekarang berdomisili di negara asal suami. Permasalahan nya sekarang dia ingin menikahi saya di KUA di tanah air sedangkan salah satu persyaratan yang harus dilampirkan adalah surat keterangan status. Pertanyaan saya; Apa yang harus saya lakukan mengingat ribet nya prosedur birokrasi di Indonesia. Berapa lamakah batas waktu untuk mendaftarkan perkawinan di KBRI/Konsulat?
Thanks a bunch before,
Nana
November 4, 2008 at 7:02 pm
saya berencana menikah dgn WNA belanda, tetapi beberapa teman saya mngatakan bahwa untuk menikahi wanita WNI, si pria WNA harus menyerhkan sejumlah uang (500 juta ) pada negara. Benarkah demikian? thanks utk penjelasannya..
November 10, 2008 at 10:28 am
boleh ngak ya nikah sesama jenis
hahahahaha kapan di legalkan
November 17, 2008 at 5:35 am
Saya wina, saya mau tanya.
Saya seorang muslimah calon suami saya katolik.
Rencana kami berdua ingin nikah campur.
Saya mau tanya, kalo menikah di katolik syarat utk yg beda agama lebih jelasnya apa ya?
Apakah pake catatan sipil juga?
Nt saya nikah di KUA juga, pake catatan sipil.
Apakah bisa 2x catatan sipil?
Minta tolong bantuannya utk diinfo ke e-mail saya ini ya.
Terima kasih,
Ame
June 30, 2012 at 11:26 am
bisa minta alamat emailnya mbak..?
November 21, 2008 at 8:59 am
Saya pernah dapet informasi bahwa kalau WNA mau menikah dg WNI, WNA tsb harus tinggal di Indonesia minimal selama 1 thn..apakah itu benar?
Tolong informasinya di kirimkan ke e-mail saya..
Thanks
December 31, 2008 at 4:45 am
aku mau tanya ni… aku kan ada rencana menikah dengan pacarku dia WNA dari brunei darussalam. kira-kira persyaratan apa saja ya… yang harus aku persiapkan???
sementara aku belom pernah ketemu kluarganay???
kira2 kalau aku ikut dia tinggal di sana apa aja persaratannya?
tolong informasinya ya..
thanks
January 15, 2009 at 5:44 pm
Kalau calon suami saya WNA Jerman, dia ingin masuk islam sebelum menikah, kemana/ke masjid mana yang biasa menangani WNA masuk islam di Jakarta?
Bisa di reply langsung ke e-mail saya.
Thanks a lot
February 1, 2012 at 2:25 pm
Mbak lia saya boleh minta emailnya -dewi
January 21, 2009 at 4:34 pm
asslmlkm,,
sy mau menikah dgn pria kebangsaan australia dan keluarga si pria tidak menyetujui jk pernikahan kami yang akan dilangsungkan brdsarkan hukum islam, prtnyaan saya adlh :
1.apakah sy tetap bisa melakukan pernikahan meskipun klrga si pria tidak setuju?
2.slain itu apkah benar calon mpelai pria yg WNA hrs mnetap di indo slama 1thn & hrs mnyerahkan sjmlh 500jt kpd pmerintah?
trimaksih
mohon informasinya,
wassalam
February 24, 2012 at 4:52 pm
mba maaf mau bertanya,,
mba sudah nikah dengan WNA australia y ??
saya juga akan nikah dalam waktu dekat dengan wna australia. boleh minta info2nya gk mba ??
da fb or email gt mba ??
thank’s.
April 16, 2012 at 10:20 pm
Kita sama mbak… Pacar saya org Australia juga…. Kita ingin menikah tapi bingung tetng pernikahan campuran…. Bisa mints info detilnya gak mbak…. Thanks yah…. Ini emailku putuloso@hotmail.com. Mohon bantuannya…
January 22, 2009 at 7:40 am
Saya akan melangsungkan pernikahan dengan WNA Amerika. Pernikahannya sendiri akan di laksanakan di indonesia. Karena beliau tidak tinggal di indonesia, jadi saya harus mengikuti beliau ke negaranya – Amerika. karena saya tidak akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat, kira – kira untuk pengajuan visanya bagaimana ya? dokumen apa saja yang harus saya lampirkan, jenis visa yang harus saya ajukan? untuk berapa lama visa tersebut berlaku?pertanyaan apa saja yang kemungkinan akan di ajukan ketika wawancara tersebut.
saya mendengar dari beberapa teman akan lebih mudah untuk mendapatkan visa bila ketika ke Embassy untuk pengajuan visa ditemani oleh pasangan kita yang memang warga negara Amerika? mengenai itu bagaimana ya? bagaimana prosedurnya. adakah organisasi wadah untuk bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai perihal-perihal yang saya sebutkan.
October 25, 2011 at 3:02 am
mba sudah menikah dng wna amerika ya,bs bagi infonya gak,karna sy jg berencana menikah dngn wna amerika,trimakasih tolong kirim k email sy.
January 22, 2009 at 1:11 pm
saya jess, mau numpang tanya
saya beragama katolik, calon suami saya beragama islam.
kami berencana menikah tetapi ingin tetap memeluk agama masing2 namun informasi yang saya dapat dari teman2 sepertinya sulit, bahkan hampir impossible di negara ini untuk menikah beda agama.
saya mohon masukkannya dari Anda, kemungkinan apa saja yang bisa kami lakukan agar bisa melangsungkan pernikahan
apakah harus menikah di luar negeri? kalau memang harus dimana saya bisa dapat informasinya?
mohon balasannya ke email saya.
sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih
January 28, 2009 at 12:51 pm
Terima kasih sekali kepada mas Pan Mohamad Faiz,
mas saya akan menikahi WNA, menurut keterangan pejabat konsuler kedutaan yang bersangkutan(Jepang) saya tidak memerlukan dokument untuk translasi buat KUA, namun KUAS meminta translasi dokumen tersebut.
Konsuler officer beralasan bahwa perkawinan kami adalah perkawinan antar bangsa, sehingga tidak fair bila hanya menggunakan salah satu bahasa saja. dan yang membutuhkan translasi tersebut adalah pihak KUA, bukan kami… Sya sangat mengahargai bila jawaban anda juga dikirim ke alamat email saya langsung, saya bingung mas, mohon dibantu.sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak mas. sukses selalu!!
February 1, 2009 at 8:46 am
Mungkin kita sudah hapal ayat-ayat mana yang biasa dijadikan dalil untuk menolak pernikahan beda agama. Yaitu QS. al-Maidah [5] : 5; QS. al-Baqarah [2] : 221, QS. al-Mumtahianah [60] : 10. Ditambah Hadis riwayat muttafaq alaih dari Abi Hurairah r.a yang mengatakan, Wanita itu (boleh) dinikahi karena empat hal : (i) karena hartanya; (ii) karena (asal-usul) keturunannya; (iii) karena kecantikannya; (iv) karena agama.
Mari kita coba telaah,
Surat al-Mâidah (5): 5 diklaim secara eksplisit (gamblang) membolehkan pria Muslim menikahi wanita ahli kitab. Tapi tidak eksplisit menjelaskan sebaliknya, pria ahli kitab menikahi wanita muslim. Karena posisi “abu-abu” ini ada ulama yang membolehkan. Toh ada aturan-aturan lain yang dibolehkan karena Alquran tidak menjelaskan secara eksplisit.
Menurut Guru Besar Hukum UI, Prof. H. Mohammad Daud Ali, S. H., bahwa Khalifah II, Umar bin Khattab, yang memulai pemikiran tidak bolehnya pria Muslim menikahi wanita non muslim.
Padahal Nabi Muhammad pernah menikahi Maria Qibtiyah, perempuan Kristen Mesir dan Sophia yang Yahudi. Nabi tidak mensyaratkan mereka untuk masuk Islam. Para sahabat dan tabiin juga melakukan hal serupa. Usman bin Affan kawin dengan Nailah binti Quraqashah al-Kalbiyah yang Nasrani, Thalhah bin Ubaidillah dengan perempuan Yahudi di Damaskus, Huzaifah kawin dengan perempuan Yahudi di Madian. Para sahabat lain, seperti Ibn Abbas, Jabir, Ka’ab bin Malik, dan Al-Mughirah bin Syu’bah kawin dengan perempuan-perempuan ahlul kitab.
Dasar Umar bin Khattab tidak membolehkan adalah demi perlindungan wanita dan keamanan rahasia pada masa perkembangan Islam. Dikondisikan dengan masyarakat saat itu. Dan rasanya dasar Umar bin Khattab tidak relevan pada masa kini.
Surat al baqarah 2: 221, sesuai dengan asbâb al-nuzulnya, wanita musyrik yang dimaksud adalah wanita musyrik dari bangsa Arab yang tidak memiliki kitab suci,penyembah berhala, penyembah api dan sebagainya meskipun meyakini Allah sebagai Tuhan yang menciptakan langit dan bumi (Al Ankabut 29:61; Luqman 31:25, al Zumar 39:38; al Zukhruf 43:9 dan 87). Dan itu harus dibedakan dengan wanita ahli kitab yang jelas-jelas memiliki kitab suci. Pada masa itu pernikahan dengan wanita musyrik, yang jelas tidak punya acuan, dikhawatirkan akan menghancurkan harapan-harapan suci pernikahan yang biasa disebut sebagai mîtsâqan ghalîdzâ (penambat yang kokoh).
(QS. al-Mumtahianah [60] : 10. Siapakah kafir? Yang disinggung dalam banyak ayat Alqur’an adalah orang-orang kafir Mekkah. Dan semata-mata tidak hanya mengacu pada soal keimanan, tapi lebih banyak mengacu pada soal tindakan mereka yang menindas dan zalim terhadap umat Islam dulu. Alquran tak pernah menetapkan ahli kitab sebagai kafir. Memang ada beberapa predikat kafir yang secara tidak langsung ditujukan kepada mereka, tetapi sebagaimana telah diperiksa Farid Esack, beberapa predikat ini selalu disertai dengan ungkapan-ungkapan pengecualian seperti ungkapan “sebagian”, “kecuali” dan sebagainya. Atau banyak kata kekafiran (kata benda/mashdar) yang dinisbatkan kepada mereka, tapi dibarengi dengan ungkapan eksepsional (pengecualian) seperti itu (lihat misalnya, Qs. 2:105; 12:109; 5:78&110; 59:2; 98:1&6; 3:69-71&110).
Malah pada Qs 5: 44, 45 dan 47 predikat orang kafir disematkan kepada orang yang tidak mempraktekkan hukum Taurat dan Injil. Berarti orang yang mempraktekkan hukum Taurat dan Injil pada masa kini bukan kafir. Menurut Prof Dr M Quraish Shihab, ex Menteri Agama, Duta Besar RI untuk Mesir, dan Rektor IAIN Jakarta kini Universitas Islam Negeri (UIN), apabila kita kini mengkafirkan atau memusyrikan krn mengklaim kitab taurat dan injil itu sudah berubah, hal itu pun sudah sejak masa Nabi SAW. Jadi kurang tepat mengkafirkan atau memusyrikannya pemegang hukum Taurat dan Injil.
Kata “kafir” itu dipakai dalam pelbagai konteks dan penggunaan. Pada masa sekarang saja, berbeda pendapat soal agama saja sudah dianggap kafir. Dalam sejarah Islam, banyak kelompok yang dianggap sesat, bahkan dituduh kafir. Contohnya bertebaran dalam sejarah Islam. Kelompok Qadariyyah (yang percaya akan kebebasan kehendak), dianggap kafir oleh kelompok Suni ortodoks. Kelompok Syiah juga dianggap kafir oleh sejumlah kelompok Islam. Kaum filsuf juga dikafirkan beberapa kelompok Islam. Cap kafir mudah didapatkan siapa saja, termasuk di dalam islam sendiri.
Sementara (Hadis riwayat muttafaq alaih dari Abi Hurairah r.a), itu adalah pilihan. Dan dimaksud “agama” lebih mengacu kepada kualitas taqwanya (Q. S. al-Hujurat, 49:13, an-Nisa’, 4:1, al-A`raf, 7:189, al-Zumar, 39:6, Fatir, 35:11, dan al-Mu’min, 40:67) bukan label formal agama.
Apalagi beriman dalam kpd suatu agama merupakan wewenang Allah. Dalam surat Yunus ayat 99 ditegaskan: Jika Tuhanmu berkenan, tentulah mereka semua beriman, mereka yang ada di bumi seluruhnya. Apakah kau hendak memaksa manusia sampai beriman (semua)? Sedangkan iman dan tidaknya seseorang merupakan wewenang Allah, dilanjutkan pada ayat sesudahnya: Tiada seseorang akan beriman, kecuali dengan seizin Allah…
Dan seperti kita ketahui, agama islam identik dengan rahmat. Kata “rahmat” berasal dari bahasa Arab yang berarti kasih. Tidak ada perbedaan antara cinta dan kasih. Islam diajarkan tidak bercinta kasih sebatas kepada segolongan, sesuku, seras, seagama, tapi kepada siapapun dan apapun (rahmatan lil `alamin).
Pada pernikahan, agamalah yang akan melanggengkannya berdasarkan ajaran rahmat/ cinta kasih. Maka pernikahan beda agama tidak bertentangan dgn agama islam selama didasari cinta dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah, Ar Rum 30:21), dan melengkapi dan melindungi (Al Baqarah 2:187).
Saya rasa pelarangan selama ini terkait nuansa politis/ kepentingan, ketakutan ulama dan organisasi islam menghadapi kemajemukan yang sebenarnya tidak bisa ditampik sekarang ini (jauh berbeda dengan zaman nabi). Inilah yang memungkinkan islam secara perlahan malah akan ditinggalkan karena tidak berpihak kepada masyarakat. Toh MUI pusat baru melarang pernikahan beda agama tahun 1980, pada tahun 1986, MUI DKI, mengeluarkan fatwa sebaliknya, membolehkan pernikahan beda agama. Dan sekarang dilarang lagi.
Muncul anekdot di masyarakat tentang haramnya nikah beda agama. Pastilah umat Islam sekarang akan menghindari pernikahan beda agama karena itu syarat untuk masuk surga. Namun, umat Islam Indonesia itu akan kaget jika di surga nanti bertemu saudara sesama umat islam indonesia, yang menikahnya (nikah beda agama) tahun 1950an. Akan muncul pertanyaan, “Kok dia masuk surga, bukankah pernikahan beda agama katanya haram?”. Lantas ada suara nyeletuk di sekitar mereka, “lain dulu lain sekarang! dan itu kan katanya!”.
Alqur’an harus dilihat konteksnya. Kalau kita tahu konteksnya maka kita tahu pesannya. Fanatisme beragama datangnya dari hal ini karena orang tak melihat konteksnya.
Gunakan akalmu, (39:18, 5:58, 12:111, 7:115), tidak ada pertentangan antara akal dan agama. Toh, memang akal pada akhirnya menghukumi agama, maksudnya akal lah yang memilah prinsip-prinsip yang tetap dan tidak tetap dalam agama, dan hal-hal sahih dan tidak sahih dalam agama. Jangan takut menggunakannya. Selama ini banyak orang malas berpikir,padahal orang tersebut mampu bahkan berlimpahruah. Jangan melulu didikte atau menTuhankan ulama dan organisasi yang otoritatif/ mengoligarki penafsiran [QS At Taubah 9: 31, Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah].
Wallahu a’lam bishawab
February 16, 2010 at 9:07 am
mantaf mas urainya!!
May 13, 2010 at 10:50 am
Assalamuallaikum, wr.wb
Subhanallah,
seandainya semua pemikiran orang muslim itu seperti anda, pasti banyak yang merapat ke ISLAM..
Hopefully^^
December 3, 2010 at 7:23 am
Assalamuallaikum, wr.wb
Wah setuju banget, seperti yang ada di dalam lubuk hatiku yang paling dalam…. Mengapa perkawinan dipisahkan ataupun dibatasi oleh agama yang ternyata hanya Allah swt yang bisa menentukan dan atas perkenan Allah swt. Segala aturan tentang haram pernikahan berbeda agama dsb hanyalah kekuatiran dari manusianya saja. Semoga …
February 13, 2009 at 7:31 am
saya WNI beragama katolik. berencana menikah dengan WNI jg namun beragama islam,
rencana awal kita akan menikah campur di catatan sipil Australia
gmana syarat2 nya??
thx b4
February 18, 2009 at 1:17 pm
need info..
saya berencana menikah dengan pria berkewarganegaraan ceko.
kira2 syarat apa saja yg dibutuhkan calon suami untuk dapat melangsungkan pernikahan di indo?
baik dari catatan sipil maupun gereja.
terima kasih sebelumnya
renny
July 7, 2012 at 12:27 pm
syaratnya standar mbak Renny, suami saya juga warga negara Ceko, dan kami sudah menikah puji Tuhan dengan sah. seperti dituliskan di atas, kalau dari luar negeri harus ada surat ijin menikah dari kedutaan. Biasanya kedutaan si WNA di Indonesia, tapi kemarin suami dan keluarganya malah mengurus di kedutaan Indonesia yg ada di ceko. itu satu.
akta lahir, akta cerai (bila pernah menikah), akta kematian (bila janda/duda ditinggal mati), surat keterangan dari paroki belum pernah menikah secara agama (bila katolik), passport, surat keterangan lapor diri di kepolisian (kalau belum punya KITAS), dll (dan lain-lain silahkan cari sendiri ya, saya sendiri juga lupa) :D
semua surat/sertifikat/akta yg dikeluarkan di Ceko sudah diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah. semoga membantu
tapi pertanyaan dari 2009 baru di reply sekarang ya? semoga membantu yang lainnya bila sedang menghadapi hal yg sama.
pertanyaan saya, 2 bulan lagi anak kami lahir. Apakah bisa dibuatkan kewarganegaraan ganda? syaratnya apa saja ya? saya tanyakan sebelum ke kedutaan, biar tdk kosong blong di sana :D
February 23, 2009 at 7:18 am
terima kasih atas tanggapan pertanyaan dari saya, namun saya sudah coba beberapa kali untuk memasuki situs (http://www.kbrikl.org.my/index.html)tidak on line terus. untuk itu saya mohon kepada bapak untuk dapat memberikan bantuan atas pertanyaan saya sebelumnya tanggal 16 september 2008 ( syarat nikah dengan wanita malaysia) krn insya allah klw tidak halangan dalam tahun ini kami akan melangsungkan pernikahan. sesudah dan sebelumnya saya haturkan banyak terima kasih….
May 27, 2009 at 6:49 am
buat Sdr. Doni
kalau register kawinnya di malaysia lebih baik tanyanya ke Jabatan Pendaftaran Negara di Malaysia dimana calon istrimu tinggal……
March 12, 2009 at 4:00 am
Saya WNI wanita yang tinggal di China akan menikah dengan WNA korea selatan di luarnegeri, tepat nya di China, apakah itu mungkin? dokumen2 apa saha yang harus kita siapkan? apakah saya harus pulang Indonesia untuk mendaftarkan pernikahaan kami atau cukup bawa kedubes di wilayah terdekat? Setelah selesai, kami akan hidup di Korea-selatan, apa saya bisa mengurus Visa tinggal nya dari Kedubes korea yg di China? atau harus kembali ke Kedubes kor-sel di Indonesia?
Terima-kasih!
April 16, 2012 at 12:00 pm
Selamat malam. .
Saya WNI muslim, berencana menikah dengan WNA korea selatan. Rencananya akhirbulan oktober tahun ini kami akan menikah di negara asal calon suami (korsel) karena kami berbeda agama. Kelengkapan Dokumen/surat surat apa yg harus saya siapkan dari indonesia sebelum saya berangkat kesana untuk menikah agar saya tidak perlu bolak balik ke indonesia untuk melengkapi persyaratannya. Berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk mengurus semua persyaratan tsb. Apakah saya boleh pakai visa turis saja untuk menikah disana?
Mohon jawaban secepatnya. Terimakasih banyak
March 31, 2009 at 6:51 am
assalamu’alaikum wr.wb.
saya seorang janda dengan 2 anak yang sudah dewasa sudah lama berteman dengan seorang pria Katholik yang sedang proses cerai di tingkat Kasasi di Mahkamah Agung. setelah 2 tahun berkawan, dia menyatakan ingin menikah dengan saya dan bersedia memeluk Islam, tapi proses pengadilan dia belum selesai dan masih lama. Apa yang harus saya lakukan saat ingin mendaftarkan renana pernikahan kami di KUA?
wassalamu’alaikum wr. wb
Ny. Halimah
April 13, 2009 at 4:57 pm
Menanggapi tulisan bpk pd poin 3 dan 4. Setahu saya bahwa surat keterangan yg dimaksud dlm psl 60 UU perkawinan adalah ijin dari kedutaan besar dan pegawai pencatat perkawinan dilarang melakukan pencatatan sebelum ada ijin trsbt.. Jd petugas pencatat tdk mengeluarkan surat ket yg akan dipakai sbg dasar pencatatan yg akan dilakukanya sndr.. Pd poin 4 yg perlu diterjemahkan hanya ijin kawin dari dubesnya saja, semisal ktp/pasport dsb tdk perlu diterjemahkan..
April 21, 2009 at 2:34 pm
Assalamu’Alaikum
Calon saya orang UK tapi tinggal di Malaysia ikut progam second home visa. Dia sudah married tapi istrinya mengijinkan dia untuk menikah lagi. Gimana caranya nikah resmi di KUA dan dapat buku nikah
May 24, 2009 at 2:24 am
salam….
saya WNI yang tinggal di jakarta dan sedang menjalin hub dgn pria WNA malaysia.
ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan :
1. bila kami ingin menikah di jakarta, bagaimana pencatatannya di kantor sipil setempat ?
2. agama kami sama2 katholik, bila kami melangsungkan pernikahan di gereja setempat berarti harus kami catatkan kepada catatan sipil setempat pula ?
3. bila suami tetap ingin memegang status WNA nya, bagaimana untuk proses ijin tinggal dia di jakarta ?
maaf bila mungkin kata2 atau pertanyaan saya yang salah, karena saya benar2 buta soal pernikahan campuran.
terimakasih banyak sebelumnya atas balasan nya ( mohon di balas ke email saya )
celestine.
May 26, 2009 at 12:15 pm
assalamu alaikum wr wb ..
pak.. terima kasih atas bantuan anda untuk semua orang yg tanya ttg masalah Perkawinan Campuran …
sy pria WNA ..ingin menikah dgn wanita WNI ..
qt berdua Muslim .
- apakah mungkin qt akad nikah n pesta di Indonesia n daftar pernikahan qt di KBRI negara sumai”sy” ??
karna agak susah kalo daftar di KUA .
semoga dibalas
terimakasih sebelumnya
June 23, 2009 at 7:39 am
Assalamuallaikum wr.wb,
Saya WNI berencana mau menikah sama Pria WNA,AUstralia.Apakah syarat syarat menikah di KUA ?
Terima kasih sebelumnya
December 3, 2009 at 7:07 am
Syarat menikah di KUA sangat sederhana, dan WNA harus membawa surat CNI ( Certificate Non Impediment) dari negaranya dan dilegalisir di kedutaan. Copy passpor dan Visa.
March 4, 2012 at 3:15 pm
Pak, mau tanya tentang CNI. Insya Allah bulan depan saya akan menikah dengan wna Canada, tapi untuk memperoleh CNI dari kedutaan Canada di Jakarta harus menunggu 1-2 bulan. Yang saya tanyakan, Adakah lembaga atau instansi resmi di Canada yang berhak mengeluarkan CNI tersebut? dan biasanya membutuhkan berapa lama dalam pembuatannya ya Pak? Terima kasih banyak atas bantuanya, semoga Allah selalu memudahkan urusan pak PMF. Amin.
June 30, 2009 at 1:31 am
Pak MOHAMAD,saya minta tolong di kirim uu no.12 Th 2006 yang lengkap ke emil saya.Terima kasih sebelumnya,saya lagi bingung butuh bantuan.WASSALLAM
September 20, 2009 at 4:37 pm
DEAR
NAMA SAYA SARI,SY BERENCANA AKAN MENIKAH DNGN WNA DARI USA.HON BANTUANNYA UNTUK INFORMASI,BIAYA DAN PERSYARATAN YG SY DAN CALON SUAMI SY(WNA)YG PERLU DILENGKAPI SUPAYA SAH DIMATA NEGARA INDONESIA DAN NEGARA CALON SAYA(USA) TRIMAKASIH
November 1, 2009 at 6:50 am
Hi Bpk Pan
Saya senang sekali menemukan artikel yang sudah lama saya cari. Artikel Bapak memberikan penjelasan serta memandu langkah-langkah legal yang harus ditempuh untuk melaksanakan perkawinan campuan.
Saya dan pasangan beragama Islam,ada hal yang kami ingin tanyakan yaitu Bagaimana dan dimana memperoleh Kutipan Akta Perkawinan? apakah yang dimaksud dengan Kutipan Akta Perkawinan itu sama dengan Buku Nikah?Bagaimana cara mendaftarkan di Kedutaan negara asal suami (asal suami dr Australia)? Pernah saya dapat info kalo di dafftarkan ke imigrasi tempat dimana dilakukan pernikahan, apakah betul?
Mohon penjelasan dari Bapak ke email saya.
Terimakasih
Ps: mohon tidak mencantumkan alamat email saya. Terimakasih
November 15, 2009 at 3:40 pm
mau tanya, apa benar kalo WNI menikah dg laki2 WNA, maka kewarganegaraan wanita WNI akan hilang setengahnya ?
bagaimana cara menikah dg laki2 WNA Amerika di australia ?
mohon petunjuknya
December 3, 2009 at 7:42 am
Saya akan menuliskan pengalaman saya sendiri, saya akan menikah dengan WNA dari UK yang akan dilangsungkan awal January 2010.
Dan yang saya siapkan adalah:
1. Copy KTP dan KK.
2. Surat pengantar dari RT/RW untuk mendapatkan surat N1, N2, N3 dan N4 dari kelurahan.
3. Imunisasi dan surat Kesehatan dari puskesmas.
4. Surat baptis.
5. Copy akta kelahiran.
Dan yang sudah dipersiapkan oleh calon suami saya adalah :
1. Copy passport
2. Copy visa ( dia menggunakan social visit visa)
3. CNI ( Certificate of letter non impediment ) yang masih harus di translete dan di legalisir di kedutaan inggris.
Dan saya sudah berkonsulatasi dengan Kantor pencatatan Sipil, dan meminta saya untuk melengkapi surat surat tersebut.
Dan setelah saya lengkapi semuanya saya serahkan kepada Pendeta gereja tempat saya beribadah.
Jadi pengurusanya bisa dibilang tidak ada masalah dan tidak terlalu susah selama semua surat dilengkapi,biaya pun bisa dibilang sangat murah karena saya mendapatkan konfirmasi secara langsung dari pihak pencatatan sipil ( biaya di PS lebih murah dari KUA )
Dan sekarang satu bulan menjelang pernikahan saya sudah menyelesaikan persyaratan saya dan kini tinggal menunggu hari pemberkatan :)
Jadi saran saya bagi yang non-muslim dan ingin menikah campuran, jangan ragu dan khawatir, semuanya tidak sesulit yang dibayangkan. Dan kita bisa melakukanya sendiri.. good luck.
December 3, 2009 at 7:45 am
NB..Akta perkawinan akan ditandatangai bersamaan pada waktu pemberkatan di gereja.
March 14, 2012 at 4:57 am
arya ,,beleh numpang nanya ngak? ini saya juga punya calon sulami dari uk,,tapi saya kurang jelas jenis visa ynag dia harus cari untuk datang menikah di indonesia dengan saya
satu lagi bgaimana caranya psangan kamu bisa dapat visa yang di pakai untuk datang ke indo
apa sja syarat syaratnya untuk mengundand dia agar bisa dapat visa je indo
minta tolong ya infonya:)
ttd
annie
December 3, 2009 at 10:42 am
Terima kasih atas kontribusi dan sharing experiencesnya yah. Pasti bermanfaat juga untuk yang lain.
Regards,
PMF
April 15, 2012 at 12:37 am
Saya WNI berumur 21 tahun yg tinggal di korea selatan kurang lebih 8 bulan ini. Saya berencana menikah dgn pria lajang warga negara korea selatan dan akan dilangsungkan di korea selatan. Saya beragama katolik sedangkan dia atheis ( percaya Tuhan, tp tidak mau memiliki agama, rata2 orang korea seperti ini. ). Apa saja yg harus disiapkan agar pernikahan saya nanti resmi secara hukum ? Dan bagaimana status saya nantinya setelah menikah dengannya ? Apakah saya tetap WNI ? Mohon pertanyaan saya dijelaskan, karena agak sulit mencari info seperti ini. Terimakasih banyak…
December 12, 2009 at 2:21 pm
Terima kasih atas info yang sangat lengkap ini. Saya jadi ada bayangan untuk menikah dengan calon saya yang WNA.
Yang ingin saya tanyakan. “How do you obtain CNI? Apa calon suami saya dan saya harus ke kedutaan negara asalnya di indonesia untuk memperoleh surat CNI tersebut?
Bila saya ingin menikah secara islam, surat2 tersebut apa langsung saya serahkan ke KUA stempat?
Mohon bimbingannya. Thank you in advance….
September 7, 2011 at 1:45 pm
Thx untuk share nya, karena saya memiliki permasalahan yang sama dgn Anda. yang ingin saya tanyakan, apa persyaratannya setelah menikah untuk ikut menetap bersama suami ke UK ? apakah sulit dan butuh waktu yang lama? mohon info lebih lanjut. thx
January 18, 2012 at 7:42 pm
mbak arya, CNI itu bentuk dan kata2nya seperti apa yah?, mohon infonya mbak, ty. :)
February 17, 2012 at 11:04 pm
mbak arya aku minta alamat penerjemah tersumpah dan biaya untuk legalisir di kedutaan inggris, ty. mohon dijawab yah mbak secepatnya ty
June 28, 2012 at 7:15 am
hi mba arya pls help me sy mau menikah bulan depan ini, calon saya msh di england. mba wktu menikah itu di jakarta atau uk? klau aku muslim gmn caranya mba apa sama seperti mba persharatanya? dn menurut mba lbh gampang marry di jakartya apa di uk? karena kata calon sy, untuk marry di uk sangat sulit sangat bnyk immigrants from europe. sy msh bingung apa yg harus syn buat…. pls blsanya…..
January 12, 2010 at 4:14 pm
Saya Ingin Sekedar tahu, Apakah Untuk Menikah Beda Warga negara,Kita Harus menjelasan Story kapan,Dimana,Berapa lama Kita mengenal pasangan Kita kepada Petugas KUA/ Petugas Yang Bersangkutan?
karena Saya pernah Dengar, ada pasangan Beda Warga negara yang tidak Bisa melangsungkan Pernikahan/Petugas pencatat Perkawinan Menolak,dikarenakan Pasangan Tersebut Kenal Melalui Chating/Milis dan Belum Pernah bertemu langsung Sebelumnya.
Apakah Hal tersebut Ada Dalam Peraturan/Hukum?
Terima kasih atas Informasinya.
July 23, 2012 at 3:41 am
Salam Kenal mbak Ayu,,apakah itu benar??di catatan sipil atau KUA?..oh ya tolong share ke emailku abd.ivon@yahoo.com
January 18, 2010 at 9:30 pm
Dear pak Pan
Saya senang sekali menemukan artikel bapak ini, saya sudah lama mencarinya tapi baru hari ini saya menemukan.
Pak Pan saya mo tanya, saya sudah menikah Desember 2009 dg WNA di Australia,sekarang saya mo melegalisir akte nikah saya tapi saya bingung dimana saya harus legalisir akte nikah saya ?, dan ducument apa aja yang perlu saya siapkan untuk keperluan legalisir ?
Apakah pemerintah Indonesia mengakui pernikahan saya apabila akte nikah saya legalisir di Kedutaan Indonesia yang ada di Australia ?
Terima kasih, saya sangat menunggu jawaban dari bapak.
January 31, 2010 at 3:26 am
Assalamu’alaikum sodara sodara Pan
saya sangat butuh nasehat anda. saya dah nikah secara agama dgn WNI france. tapi dia dinas di Djibouti. semetara ini saya dah keburu hamil 1 bulan. kita ingin menikah secara sipil di Djibouti, tolong persyaratn / dokumen apa yang harus saya siapkan.
terima kasih sebelumnya (mohon direplay lagsung ke email saya)
Wassalamu’alikum
February 18, 2010 at 2:50 pm
saya seorang permpuan indonesia dan akan menikah dengan warga negara india , dan kita beda agama,saya sendiri akan menikah ke negara calon suami saya , syarat apakah yang harus saya siapkan , atau dockument apa saja yang harus saa siapkan , selain pasport, akte kelahiran ,photo , surat ijin orang tua, dan kemana harus di legalkan document tadi untuk meminta ijin menikan di INDIA,dan kira kira berapa banyak administasi yang harus saya keluarkan , terimakasih atas penjelasanya.sekali lagi saya berterimakasih atas penjelasanya.
July 10, 2012 at 5:51 am
Dear Dewi,
Bisa di share bagaiman Anda mengurus dokumen untuk pernikahan Anda di India? Apa saja yang perlu dipersiapkan. dan bagaimana mengenai status kewarganegaraan Anda ataupun anak Anda ? Bisa tolong di share ke email saya.
Terima kasih
November 15, 2012 at 5:10 am
mbak dewi..
bsa d share gk bagaimna pengurusan surat2 pernikahan beda agama?? alna aq jg mau mrry ma cwok ku yg brkewargaanegaraan india..aku muslim dan dia hindu….mohon bantuan nya y mbak…bls ke email aku aja y mbak
February 18, 2010 at 3:35 pm
slam knal,maaf repotin saya mau tanya gmna cr urus pernkahan dengan wna taiwan apakah hrus byar mahal skali soalnya kt tman2 ku hrus byar sampai berjuta2. trimaksih atas jwbanya. tlaong kirim ke e-mail saya. makasih 1 x lagi
February 22, 2010 at 7:48 pm
saya wanita indonesia yang ingin menikah dengan laki laki australia, pernikahan akan dilakukan di australia. Dokumen dokumen apa saja yang harus saya persiapkan dari Indonesia
terimakasih
April 16, 2012 at 10:34 pm
Mbak akhirnya menikah juga yeah. Bisa minta info detilnya gak. Karna calon suami saya jg australian. Putuloso@hotmail.com ini email saya mohon bantuannya yeah. Tq.
March 3, 2010 at 10:40 am
[...] lebih lengkap bisa dibaca juga di blog ini http://panmohamadfaiz.com/2007/03/24/perkawinan-campuran/ Possibly related posts: (automatically generated)Mulai ngurusin Resident PermitFirst Impression – [...]
March 9, 2010 at 10:36 am
Saya berencana ingin menikah dengan seorang WNA asal India dan berniat tinggal disana. Dokumen apa saja yang harus saya siapkan. Terima kasih
July 10, 2012 at 5:55 am
Dear Nia,
Mohon dishare pengalaman Anda untuk persiapan menikah. Dan bagaimana dengan status kewarganegaraan Anda ?
Terima kasih
April 21, 2010 at 1:47 pm
salam…
Saya WNI menikah dengan WNA. kami beragama kristian.kami menikah di ndonesia.semua persyaratan dari gereja kami lengkapi dan tidak ada masalah.setelah kawin, saya akan ikut ke negara suami saya. yang ingin saya tanyakan..
1. haruskah saya mendaftarkan perkawinan saya ke kantor catatan sipil di indonesia? atau kantor jabatan agama di negara suami saya?
2.bagaimana saya boleh mendapatkan visa untuk tinggal di negara suami saya? dan dokumen apa yang harus saya siapkan?
3.bagaiman status kewarganegaraan saya?
mohon di balas ke email saya…
Terima kasih
May 3, 2010 at 7:08 am
Mohon bantuan, saya akan menikah dengan pria WNA Amerika. Kami berencana nikah gereja di Jakarta kemudian kembali ke amerika dan nikah catatan sipil/civil marriage di Amerika. Apakah setelah menikah sipil di amerika saya bisa mengirimkan bukti nikah saya dan didaftarkan oleh keluarga saya dijakarta-Indonesia tanpa kehadiran saya? karena menurut informasi setelah menikah sipil di amerika sy tidak boleh keluar amerika kurang lebih 2 atau 3 tahun utk alasan apapun unt mendptkan citizenship amerik. Sedangkan saya baca peraturan pernikahan campur Indonesia bahwa setelah menikan diluar negeri harus didaftar kan ke Indonesia paling lmabat 1 tahun. Terima kasih batuan rekan2 sekalian
April 13, 2011 at 3:03 am
mba’ udh married ama calaon suami mba’ yg WNA america ? bisa bagi infonya utk menikah dng WNA america, ke saya mba’ mohon bantuanya ya mohon replay di email saya, sblmnya saya ucapkan terima kasih…
December 14, 2011 at 7:54 am
mba uci… bagaimana sudah dapat jawaban ?? saya juga berencana menikah dengan WNA amerika…. mohon bantuanya mba.. biar bisa sharing
April 28, 2012 at 4:50 am
Hallo saya NOvi, saya juga ada merencana menikah dengan WNA Amerika dan akan berencana tinggal disana setelah menikah, kalo boleh tolong sharing infonya.THanks;)
July 26, 2012 at 4:01 am
mba dah nikah ya? tlong share dng aku mba, calonku juga dari USA, mau nikah di greja di Indonesia dan ingin resmi di mata hukum Indonesia dan Amerika. Aku bingung nih mba…syaratnya apa aja?
May 9, 2010 at 12:56 pm
hiii….
salam,
saya WNI berencana menikah thn ini dgn WNA UK (inggris),kami berdua muslim,dan setelah enikah berencana tinggal dsana saya seorang single parent dengan 1 anak,apa saja prosedur hrs d tempuh???n apa saja yang harus saya persiapkan,,,,,mohon informasinya segera,,,,Thanks
Best Regard,
Mita
November 11, 2011 at 3:54 am
Mba mita mau tanya kalau menikah dengan WNA UK (inggris) anggota militer apakah sulit?? saya sedang menjalin hubungan pria inggris anggota milter…dan saya pun single parents….apakah mudah membawa anak ke sana?? terima kasih mba infonya!
May 13, 2010 at 11:55 am
Salaam..
saya WNI berencana menikah thn ini dgn WNA asal Korea Selatan, kami Muslim.
Saya mau bertanya:
1.Selain persyaratan yg dijelaskan diatas, apakah yg persyaratn lain dan apa benar WNA mewajibkan memberi uang Rp.500juta kepada WNI sebagai syarat menikah???
2.Setelah menikah saya berencana akan tinggal di Korsel dgn keluarga suami dlm waktu yg lumayan lama, tetapi suami tetap di Indonesia dgn keluarga saya karena dia mnjalankan bisnis di Indo. Dalam waktu tersebut memungkinkan untuk saya tetap sering pulang ke sini. Yang sya tnyakan, Visa apa yg harus saya gunakan? dan Dokumen apa saja yg harus saya persiapkan?? dan sebelumnya saya sudah pernah berkunjung kesana tetapi memakai visa turis..
sebenarnya, Saya membutuhkan jawaban ini secepatnya. Saya mohon agar dijawab langsung ke email saya.
Terimakasih banyak atas perhatiannya,
Wassalam..
May 17, 2010 at 2:09 am
saya perempuan indonesia,menikah dengan warga negara asing.kami telah menikah di gereja indonesia.
yang ingin saya tanyakan,
- setelah kami menikah,persyaratan apa saja yang harus kami penuhi untuk mengajukan permohonan pasport sebab kami akan tinggal di negara suami.
- dimanakah kami harus mendaftar perkawinan kami? di indonesia atau di negara suami?
-jika kami hanya menikah di gereja saja,apakah itu sudah bukti yang cukup bahwa perkawinan kami saja?
Terima kasih atas perhatiannya..
May 17, 2010 at 2:10 am
saya perempuan indonesia,menikah dengan warga negara asing.kami telah menikah di gereja indonesia.
yang ingin saya tanyakan,
- setelah kami menikah,persyaratan apa saja yang harus kami penuhi untuk mengajukan permohonan pasport sebab kami akan tinggal di negara suami.
- dimanakah kami harus mendaftar perkawinan kami? di indonesia atau di negara suami?
-jika kami hanya menikah di gereja saja,apakah itu sudah bukti yang cukup bahwa perkawinan kami sah
Terima kasih atas perhatiannya..
May 17, 2010 at 8:57 am
halo apa kabar,
di sini ada yang mau saya tanyakan , saya wni yang sedang menjalin hub dengan wna malaysia. agama kami berdua adalah katolik. yang mau saya tanyakan :
1. apabila menikah secara agama di salah satu negara, maka kami harus mendaftar pernikahan kami di kedua negara ? baik secara agama dan catatan sipil ?
2. apabila si wna hendak pindah ke jakarta, apakah saya sebagai si istri dapat menjadi penjamin dia ? karena dengar2 biasa si wanita tidak bisa menjadi pembawa / penjamin ( pembawa si pria ), tetapi berlaku bila sebaliknya ?
3. apabila si pria wna setelah menikah, namun stay di jakarta.. berapa batas waktu stay yg di dapat ( bila dia tetep pemegang paspor wna nya ) ?
4. apabila saya yang ikut si pria wna kenegara asalnya, dan saya tetap memegang paspor indo, apa saya harus mendaftar kan diri di KBRI atau semacamnya dalam status sebagai apa ya..?
terimakasih sebelumnya saya ucapkan untuk terbentuknya forum ini.
May 18, 2010 at 3:02 pm
mau tanya, kalo mau menikah dengan WNA yang mempunyai visa turis apa boleh? kmdian setelah menikah kami berencana akan tinggal di negara asalnya. hal ini dimaksudkan supaya lebih mudah memperoleh visa tinggal di negaranya.
mohon bantuan jawabanya ke email saya (atinlanglouis@yahoo.com). terimakasih
June 28, 2012 at 7:19 am
mba ati mohon balasanya sy mengalami apa yg mba alami,
May 19, 2010 at 5:48 am
bpk yg terhormat,saya sudah menikah dengan wna nepal selama 8 tahun di hongkong,dan di karuniai anak laki2 satu berumur 7 tahun.kami mempunyai surat nikah di hk.suami saya hindu dan saya islam.rencana kami mau nikah lagi di indonesia secara islam.yang mau saya tanyakan; 1)syarat apa saja yg harus suami saya bawa,mengingat kami sudah resmi nikah dan punya surat nikah syah dari hk. 2)apakah suami saya yg non muslim harus masuk islam dulu,maaf.. apakah harus di sunat dulu ? 3)apakah kami harus nikah di KUA,karena suami saya mau punya surat nikah di indonesia,mengingat di ktp saya status nya masih gadis,dan berapa biayanya ? 3)anak saya saat ini memegang paspor nepal,dan ktp hk,saya punya rumah dan tanah di indonesia,saat ini masih nama bapak, rencana semua harta saya mau saya atas namakan nama saya dan anak saya,bisa tidak dan apa syaratnya? thanks pak atas jawabannya…wasalam DEV’mother HK.
August 5, 2012 at 7:20 pm
Hi Mbak Dev,,
Aku Lita, WNI Islam. Kebetulan aku punya rencana nikah dengan WNA Nepal hindu juga. Dilema kita di perbedaan agama. Mau minta solusinya donk Mbak,,wkt Mbak nikah di HK, syaratnya apa aja?? tlg reply ke email ku yaa : narulita_309@yahoo.com
Makasih byk sblmnya yah Mbak Dev bwt replynya.. :)
May 22, 2010 at 5:07 am
Bpk yg terhormat, saya wanita indonesia ingin menikah dng pria WNA pakistan dan calon saya berencana utk menetap di indonesia setelah menikah nanti, yg saya mau tanyakan :
1.apabila si wna hendak pindah ke surabaya, apakah saya sebagai si istrinya nanti dapat menjadi penjamin dia ? apakah bisa saya yg apply visa disini utk calon saya tsb
2. bagaimana cara utk mendapatkan visa pernikahan ? dan apa aja persyaratannya
3. bagaimana prosedur dan syarat2 apa saja yg dibutuhkan utk calon saya nanti menjadi wni?
saya mohon bantuannya utk bisa memberikan informasi kepada saya bisa lgs email ke : ( uci_docsub@yahoo.com )saya tunggu jawabannya dan terima kasih atas bantuannya
May 22, 2010 at 11:55 am
Sorry mas Faiz saya jawab pertanyaan Shinta ya.
Hi Shinta, kalau kamu mo nikah dg pria Australia di negaranya (Australia), kamu ga perlu bawa ducument apa2, kebetulan aku juga nikah dg pria Australia dan aku tidak membawa ducument apapun, tapi untuk lebih jelasnya calon kamu aja yg datang ke celebrant untuk tanya
April 16, 2012 at 10:44 pm
Mbak de bisa kasih pencerahannya gak… Calon suami saya juga australian…. Kita ingin menikah dimana Aja yang penting sah di negaranya ato negara kita. Dan dia ingin tinggal di Indonesia selamanya. Maksudnya dia ingin jadi warga negara Indonesia. Apa yang kita persiapkan untuk itu semua… Putuloso@hotmail.com ini email saya mohon Kirim detailnya yah…. Tq.
May 26, 2010 at 2:01 pm
Hai, salam kenal dari saya
Ternyata masih banyak teman-teman yang senasib dengan saya untuk masalah cinta berbeda negara.
Saya juga mempunyai permasalahan untuk melangkah kejenjang pernikahan.
Yang membuat saya pusing 7keliling,saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan
apakah bisa dilakukan pernikahan campuran antara wanita WNI dengan pria WNA New Zealand dilaksanakan di indonesaa
Saya dan pacar wna berlainan agama. sedangkan saya wanita muslim dan pacar saya menganut kepercayaan, kami sama-sama berstatus single,walaupun diantara kami banyak perbedaan pihak keluarga masing-masing merestui rencana pernikahan kami.
Bila pernikahan kami nanti boleh dilaksanakan di Indonesia. Persyaratan apa yang harus kami lakukan dan penuhi.
Bila pernikahan kami harus dilaksanakan diluar negeri(singapore) Persyaratan apa yang harus kami lakukan untuk menikah diluar negeri
Apakah harus ada pengacara untuk proses ini baik untuk indonesia atau luar negari.
berapa biaya untuk proses pernikahan kami dan dimana bisa hubungi pengacara untuk proses pernikahan kami nanti
Saya sangat mengharapkan bantuan dan informasinya untuk masalah kami.
Rencananya kami akan melaksanakan pernikahan antara 6 bulan nanti, kami sudah 2 tahun tergantung-gantung rencana pernikahan kami
Atas segala bantuanya saya ucapkan terima kasaih,dan saya mohon maaf bila ada kata yang kurang sopan,dikarnakan saya tidak mengerti untuk proses nikah campuran.
Mohon dibalas ke alamat e-mail saya
Terima Kasih
Novi
May 27, 2010 at 1:57 pm
Hi Novi
- Permikahan campuran bisa dilaksanakan di Indonesia asal memenuhi syarat2 menikah dengan WNA (syarat2nya tercantum diatas)
- Tidak bisa menikah beda agama di Indonesia, Muslim menikah di KUA dan non muslim menikah di Kantor Catatan Sipil, menikah beda agama paling dekat di lakukan di Singapore, untuk syarat2 menikah di Singapore coba kamu cari di internet, ada agent yg bisa mengurus ducument2nya
May 28, 2010 at 8:37 am
SAYA PUNYA RENCANA MAU NIKAH SAMA PRIA UK,LONDON,BEREPA LAMA PROSES SAMPAI SAYA BISA IKUT KE NEGARANYA SWAMI SAYA??TLG BLS KE EMAIL SAYA,TRIMS,
July 5, 2010 at 8:12 am
saya berencana akan menikah dengan WNA India tahun depan, untuk mendapat surat keterangan dia bisa menikah di indonesia apakah ada website indian embassy yang bisa memberikan informasi tersebut? karena saya sudah mengirim email berkali-kali namun tidak ada tanggapan, terima kasih
Regards
nida
March 1, 2011 at 6:03 am
hallo mbak…saya juga berencana mau menikah dengan wna dri india. saya sama calon juga lagi bingung untuk ngurus semuanya.
ini email saya : fatma_akhtar@hotmail.co.uk
kalau ada info2 mohon di bantu.
thanks
September 20, 2011 at 7:24 am
Hi Fatma..salam kenal ya..saya juga berencana nikah dengan WN India..aku minta infonya dong bagaimana caranya
Thanks B4
July 13, 2010 at 6:57 am
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, Yang saya hormati Bapak Pan M F, saya WNI yang berencana menikah dengan pria bangladesh mohon diinfo berapa lama untuk proses pembuatan surat ijin menikah dari kedutaan dan apakah akta kelahiran dari kami berdua harus dilegalisir.
Terima kasih sebelumnya
April 24, 2012 at 12:52 pm
mba Hartini salam kenal…. aku mau tanya dong saat ini sudah menikah belum dgn warga negar Banladesh tersebut, mohon info ny wkt menikah dokumen2 apa saja yang perlu di urus calaon suami yg berwarganegar bangladeh trs prosedurnya gmn, kata nya dokumen yg mesti di bawa cal suami hrs dilegalisir sm KBRI di bandladesh ya??? InsyaAllah saya ad rencana menikah degn WNA BD, tp msh bingung dgn dokumen2 yg mesti di persiapkan, maaf mba sekarang tinggal dmana di RI atau BD, tlng info ke email saya kanitakwu_manociez@yahoo.com , trmksh yh mba sebelumya :)
December 30, 2012 at 11:43 am
Mba nita sudah menikah dengan wna bangladesh ?
July 30, 2010 at 6:54 am
Assalamualaikum pak Faiz..
saya Putri WNI dari Medan,.sudah lama saya ingin tahu prosedur bagaimana caranya dan apa saja syarat yang harus penuhi..
Saya berencana akan menikah dengan WNA Bangladesh dan rencananya saya akan melakukan pernikahan di Bangladesh??? Syaratnya apa saja ya Pak???
Apakah calon suami saya harus mendaftar dulu di KUA Indonesia??
Trimakasih
Wassalam
January 30, 2012 at 5:38 am
Assalamualaikum,
Mohn share untuk kasus tersebut diatas,
Terima kasih,
Tatik
April 24, 2012 at 12:54 pm
mohon share juga info nya, terimakasih :)
August 9, 2010 at 12:47 am
saya sudah menikah dengan pria korea awal bulan ini,sebelumnya saya pakai nama lain sewaktu bekerja di korea, dan sepertinya saya kesulitan mendapat visa. apakah saya bisa mengajukan visa korea di negara lain seperti di cina atau di hongkong?
August 15, 2010 at 11:38 am
Halo Pak Pan MF
Sebelumnya banyak terimakasih untuk situs Bapak yang tentunya banyak memberikan bantuan informasi kepada kami yang awam hukum.
Adapun kondisi yang saya hadapi adalah saya berencana menikah dengan seorang WNA kebangsaan Spanyol. Setelah kami cek dokumentasi apa saja yang dibutuhkan untuk menikah di Indonesia, memang ternyata amat berbelit. Yang ingin saya tanyakan :
1. Jika kami menikah secara Agama dahulu di Indonesia kemudian kami baru pergi ke Spanyol dan melangsungkan pernikahan secara legal disana, dokumentasi apa saja yang saya dan calon suami perlukan?
2. APakah konsekwensi negatif untuk saya jika saya menikah di negara calon suami? ( dari segi hukum, status kewarganegaraan saya atau anak saya nanti ? )
3. Lebih banyak negatif nya atau positif nya Pak jika menikah di negara calon suami, terutama dilihat dari status kewarga negaraan dan hukum.
4. Jika Bapak ada referensi situs resmi dan nomor kontak yang bisa saya hubungi untuk hal ini mohon amat sangat informasi nya.
Demikian terimakasih banyak sebelumnya Pak Pan MF.
Salam,
Intan
August 18, 2010 at 5:40 am
Hi Pak,
Mohon dibantu…
Saya telah menikah dengan WNA di Australia.
Saya belum melaporkan perkawinan kami ke Indonesia.
Pertanyaan:
1. Apakah terlambar utk kami membuat pre-nup? sebelum di sahkan di Indonesia. Atau lebih baik kami menikah ulang ?
2. Bagaimana hak property saya bila saya tidak ada prenup?
3. Bagaimana status anak kami bila kami tidak mengesahkan pernikahan kami?
Mohon dibantu, terimakasih.
Deisy
August 28, 2010 at 3:25 pm
Buat mba Deisy salam kenal. Kalau boleh tahu mba tinggalnya di mana / Australia bagian mana?
Setahu yang saya pelajari, bila tidak ada prenuptial agreement, maka harta tersebut masuk ke dalam harta campuran. Dan berlakulah hukum property untuk orang asing.
Moga Bapak Pan Mohammad membantu menerangkan lebih lengkap. Karena saya juga ingin tahu, bila tidak ada prenuptial agreement, apakah boleh bagi saya membuka peluang bisnis di sini atas nama saya
thanks a lot.
August 29, 2010 at 1:04 pm
yth;pak pan saya punya juga masalah,karena calon suami saya orang taiwan jd saya kalau bisa harus nikah juga dengannya,tp msh ada masalah,,,dimana kita harus melangsungkan pernikahan,,denger denger di jkt tp tak jelas dimana,,dan berapa biaya yang di butuhkan,,,, mohon dibalas,,,,lewat E-mail terimakasih atas jawabannya
August 30, 2010 at 11:05 am
Ass wr.wb
saya ingin mengetahui apakah syarat&ketentuan untuk menikah di singapura? untuk sy WNI Dan Calon suami sy WNA dr Czech republic,bbrp hr lg Akan kembali ke Indonesia Dan tdk sempat menyiapkan bbrp dokumen untuk menikah,apakah Ada agen yg bs membantu menguruskannya?
September 28, 2010 at 7:53 am
Hallo..saya butuh informasi banget.
Saya wni dan mau menikah dgn wni jg tp dia sudah kerja dibelanda selama 8thn dan sudah menjadi citizen disana krn pny ktp belanda tp msh wni..
Yg saya tanyakan..apa saja persyaratannya supaya saya bisa ikut menetap tinggal dibelanda bersama suami saya,setelah kita telah menikah resmi di indonesia baik sipil n agama?
Ada yg bilang saya hrs lulus test bahasa terlebih dahulu di kedubes belanda..baca,dengar,tulis,bicara..bagaimana jika saya tidak bisa lulus test itu?apakah itu berarti tidak ada cara lagi supaya kita bisa tinggal bersama di belanda?
Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih sebannyak banyaknya..mohon dibalas di email saya..terima kasih
October 8, 2010 at 4:54 pm
Pa, sy wnt 23 thn ingin menikah dgn laki2 wna taiwan.surat apa sj yg di butuhkan,sy sdh siapkan akta kelahiran,kk, paspor lama sy yg msh brlaku 4 bln lg.dr pihak laki2 foto copy paspor,surt asli keterangan blm kawin. kira2 surat apa lg yg di butuhkan?. dan yg menjadi kendala sy prnh tinggal 3thn d tw, secara ilegal.tp skrg sy sdh 1 thn berada d indo.sy kmbali krna sy ingin menikah secara legal dan mendapat surat sah.tolong solusinya krna sy kurang paham tntng hukum. atas jawabanya sy ucapkan terima kasih,mohon di balas ke alamat email sy. thanks
October 10, 2010 at 2:28 am
rencananya saya akan menikah dgn warga negara perancis di qatar terlebih dahulu karna calon suami saya bekerja disana,and tahun depan kita berencana menikah n resepsi diindonesia….apa saja yg sa butuhkan untuk menikah diqatar?
thx atas jawabannya!
October 14, 2010 at 7:00 am
mbak,,tlong donk dikasi infonya,,,rencananya saya mau menikah dgn warga negar Mesir. kita akan menikah di Qatar. kt berdua sama-sama tinggal dan kerja di Qatar.
dan kita akan menikah di bawah anungan mesir embasy bukan di bawah indonesia embasy…yg menjadi masalah hanya surat persetujuan dr orang tua wali.itu suadah saya dapatkan.
apakah surat tersebut hrs dilegalisir atau tidak????
November 16, 2010 at 5:40 am
dear,
saya ingin bertanya bagaimana prosedur pernikahan dengan warga negara mesir yang akan dilakukan di indonesia, syarat apa saja yang harus dipenuhi oleh calon suami saya nanti??
terima kasih.
November 24, 2010 at 4:30 am
Mas Pan Moh. Faiz,
Tolong di advise dong kalau mau kawin dg bangsa Inggris, documents paper work apa saja yg calon saya musti siapkan atau saya hadirkan, karena saya blank akan masalah ini. Lalu apakah bisa buat pre neup sebelum pernikahan kami/ ada referensi teman?
Please advise langkah2 apa saja yg harus kami jalanin berdua sebelum menikah. Terimakasih byk atas responsenya.
Regards,
OTIN
June 28, 2012 at 7:27 am
mba otin pls aku lg alami apa yg mba alami skarang sy msh bingung apa yg harus sy perbuat surat2 apa yg hrs sy siapkan untk menikah di england sy butuh konfirmasihnya thanks
January 3, 2011 at 8:47 am
Mas Pan Moh. Faiz,
Mas saya akan menikah dalam waktu dekay dengan WNA, namun saya memiliki anak dengan akte Orang tua tunggal,yang igin saya tanyakan bagaimana status kewarga negaraan anak saya setelah menikah dengan WNA
Terima kasih banyak mas…
January 7, 2011 at 10:15 am
Dear,
Mohon penjelasan, Apakah seorang laki-laki boleh memegang lebih dari satu surat nihah,
apakah ada peraturan yang mengatur.
Atas penjelasannya terima kasih.
Salam
January 13, 2011 at 9:06 am
apa saja syarat yang diperlukan untuk menikah dengan wna malaysia(cina-budha),dan saya(katholik) berencana untuk menikah di gereja indonesia?
February 4, 2011 at 6:17 pm
Salam, saya berencana untuk menikah dengan WNA dari Maldives, bagaimana jika tidak ada konsulat negara calon suami tidak ada di indonesia. serta minta info persyaratan untuk menikah dengan WNA asal maldives
terimakasih
December 14, 2011 at 8:01 am
mba ani, apakah sudah menikah dengan WNA tersebut.. minta informasinya dounk mba? terimakasih sebelumnya
February 6, 2011 at 6:50 am
Dear Mas PAN MOHAMAD FAIZ
Tahun 2011 saya berencana menikah dengan pria warga negara America dan akan masuk Islam, beliau seorang duda & tidak mempunyai anak dan status saya di sini janda dengan 1 anak.
Pertanyaan saya :
1. Persyaratan apa saja yang diperlukan untuk pernikahan ini,
a. agar sah di kedua negara (America & Indonesia)
b. apakah harus menikah ulang di America
(walau dia sudah masuk Islam)
2. Anak saya dari mantan suami menggunakan nama akhir dari mantan suami saya, setelah saya menikah lagi apakah anak saya bisa ganti nama belakang dengan nama calon suami saya sekarang? apa saja persyaratannya?
Mohon di balas melalui email saya ya mas.
Terima kasih banyak
April 13, 2011 at 3:07 am
mba’ udh married ama calaon suami mba’ yg WNA america ? bisa bagi infonya utk menikah dng WNA america, ke saya mba’ mohon bantuanya ya mohon replay di email saya, sblmnya saya ucapkan terima kasih…
December 19, 2011 at 1:51 am
Hi Uci salam kenal…..bagaimana kamu sdh infonya tuk menikah dng wna Amerika??boleh share k aku coz aku jg berencana menikah dngn wna Amerika…
Trimakasih banyak sebelumnya…
Savitri
February 14, 2011 at 2:51 am
apakan benar menika dengan wna memerlukan uang jaminan lima ratus juta ?
February 25, 2011 at 3:48 pm
Dear,
Saya berencana menikah dengan WNA dari UK di Indonesia, kami sama2 muslim. Mohon dijelaskan prosedur dan kelengkapan yg harus saya penuhi, dan apa benar pihak suami harus membayar 500 jt kepada negara. Apabila pernikahan di laksanakan di UK, surat2 apa saja yang harus saya siapkan, dan apakah saya harus menjalani tes kecakapan bahasa lisan dan tulisan untuk mendapatkan visa saya untuk menikah dan tinggal disana. Terimakasih atas penjelasannya
March 20, 2012 at 8:54 am
hai wulan, sudah merit yaa? sy dlm wkt deket jg mau merit org UK di indonesia, lg pusing niih sm prosedurnya. bisa share ga?atau ada info agen yg bs bantu ngurus2 ga? kl bisa tolong share ke email rien_kusrini@yahoo.com. many thanks.
June 28, 2012 at 7:32 am
mba wulan pls aku minta jawabanya aku lg mengalami itu skarang bulan depan aku mau menikah aku msh bingung dgn persharatnya apa aja yg harus aku urus dn di mana.
March 3, 2011 at 11:28 pm
Assalamu’alaikum wr wb…
Pak, saya wanita Indonesia akan menikah dgn pria Inggris.Kami beda agama.Setelah nikah saya akan menetap diInggris.
-Apakah bisa pernikahan beda agama dilakukan di Indonesia? kelengkapan surat apa saja yg harus sy urus.
-Jika memang tidak bisa di Indonesia,calon suami saya minta menikah diLondon. Syarat/document apa yang harus saya bawa ke London, agar saya bisa menikah?
-Seteleh saya mendapat surat nikah dari London,apa yang harus saya lakukan di Indonesia mengenai surat nikah saya.
- Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengurus surat nikah baik di lakukan di Indonesia atau di London.
Mohon saya dibantu, diberi inputan agar saya bisa segera melakukan pengurusan surat.
terimak kasih saya ucapkan kepada bp.
Mohon saya dibalas by email.
Wassalam, Rahael.
June 28, 2012 at 7:33 am
hi mba rahael mohon minta jawabanya aku mengalami yg mba alami skrg thanks mba…
March 8, 2011 at 2:44 pm
Assalamualaikum Wr.Wb
Bpk PAN MOHAMAD FAIZ yg saya hormati..
Mengingat perbedaan agama saya islam dan calon suami kristent,di tahun 2011 kami memutuskan untuk menikah secara sipil di Singapura,
Pertanyaan saya :
1. Persyaratan apa saja yang diperlukan untuk pernikahan sipil di Singapura,baik untuk calon mempelai laki2 yg berkebangsaan Amerika, dan saya sendiri berkebangsaan Indonesia
2 Bagaimana caranya untuk mendaftarkan pernikahan sipil kami di indonesia apakah bisa didaftarkan tanpa pernikahan secar agama islam/kristen ?
Mohon penjelasannya pak.Atas responnya saya ucapkan Terima kasih banyak
April 1, 2011 at 11:36 pm
salam,
saya asye saat ini saya sedang berhubungan denagn pria spanyol dan berencana mau menikah di jakarta KUA maaf jika pertanyaan saya sudah berulang kali ditanyakan apa saya syarat untuk menikah secara detail dan documen apa saja yg perlu disiapkan calon suami saya sangat berterimakasih apabila bisa dijawab melalui email saya terimakasih pak pam
April 5, 2011 at 4:25 am
Pak, aku berencana akan menikah dg WNA Malaysia, aku muslim n dia kristen.. dan dia berencana akan masuk muslim sebelum kami menikah. Dikarenakan proses msk muslim di Malaysia sangat dipersulit, apakah proses masuk muslim bisa dilakukan di indonesia ?
April 9, 2011 at 4:34 pm
Saya ingin minta bantuan dan informasi.
Saya WNI, Moeslem. Ingin menikah dengan WNA USA catholic dan tidak tinggal di Indonesia. Beliau tinggal di California. Apa2 aja persyaratan yang kami persiapkan. Butuh berapa lama proses dari penyerahan document sampai selesai ?
Hub saya di (021) 32547575
April 27, 2011 at 11:24 pm
Pak,
Saya sudah menikah dgn WNA Australia di Indonesia pd tgl 3 Des 2010 kemaren, secara muslim dan dia Muallaf, bgmna proses pencatatan akte nikah yg bpk maksud ( Ke kantor Dept. Agama, Hankam dan Kedubes Australia) apa saja syarat2 yg harus saya persiapkan? berhubung saat ini saya tinggal di Australia. tp msh bisa balik ke Indonesia dlm waktu dekat ini,
Terima kasih,
August 16, 2011 at 9:09 pm
fitri, mohon infonya donk syarat2 menikah dengan wna australia, calon sya seorang mualaf jg , thn 2012 sya berencana untuk menikah di indonesia, makasih , mohon infonya di kirim ke email sya, rosefiqa@yahoo.co.id
January 31, 2012 at 7:01 am
Salam kenal ya mbak.
Saya juga rencana mau menikah demgan WNA Australia ( dia muslim ) di tahun 2012 ini
Kira2 syarat nya apa ya mbak dan lebih mudah mana mbak menikah di Indonesia atau di Australia ??
Bagi pengalamannya ya mbak
Oh ya, setelah menikah saya nantinya tinggal di Australia .
Terima-kasih mbak
Linda
April 16, 2012 at 10:55 pm
Mbak mohon kasih pencerahannya gak… Calon suami saya juga australian…. Kita ingin menikah dimana Aja yang penting sah di negaranya ato negara kita. Dan dia ingin tinggal di Indonesia selamanya. Maksudnya dia ingin jadi warga negara Indonesia. Apa yang kita persiapkan untuk itu semua… Putuloso@hotmail.com ini email saya mohon Kirim detailnya yah…. Tq.
October 16, 2012 at 9:36 am
Siang mba Fitri , sy Tia. Sy ada rencana mau nikah dgn pacar sy dr australi jg . Cm sy lg bingung mba , kl sy nikah di sana sya harus buat visa apa ya ? Coz sy memang lom ada paspor n visa. Pacar sy baru bln kmrn dtg ke jkt. Trs kl sy nikah di sana sy , hrs siapain documen apa aj y ? Tlg di bantu mba ,, oia mba ada pin bb g y ? Makasi byk sblmnya
October 16, 2012 at 9:56 am
Mba fitri , share pengalamanya sama aku donk mba. Ini email aku , erkansa2513@yahoo.co.id. Makasi sebelumnya
October 16, 2012 at 10:26 am
Please not sending this regularly email. It’s so annoying. Thanks
Powered by Telkomsel BlackBerry®
May 17, 2011 at 1:41 am
Assalamu’alaykum warrohmatullohi wabarrokatuh,
pak Mohammad, saya mohon bantuan dan lebih tepatnya saran untuk kondisi yang saya hadapi saat ini. mungkin saran dari pihak lain yang membaca komen saya. saya berencana menikah dengan pria muslim berwarga negara Algeria. calon suami saya saat ini sedang berproses untuk bercerai dengan istri pertamanya yang berwarga negara Denmark (sudah pindah beragama Islam saat mereka menikah)dan masih tinggal di Denmark dan memiliki 2 orang anak. calon suami saya telah berpisah rumah tinggal kurang lebih 5 tahun. menurutnya proses perceraiannya akan segera dikabulkan oleh pemerintahan Denmark apabila dia sudah memiliki wanita lain bersamanya (saya kurang tahu apakah posisi wanita lain tersebut (harus) baru sebagai pacar atau sudah bertunangan.
dari yang saya baca pada blog ini dan sumber lain, calon suami saya harus memiliki surat keterangan sedang tidak ada ikatan pernikahan lain dari negara asalnya. sedang kita mengetahui bahwa laki-laki muslim boleh menikahi lebih dari satu istri sampai maksimal 4 bila mampu. apalagi beliau berasal dari Algeria yang notabene adalah negara Islam atau mayoritas penduduknya beragama Islam.
nah, mohon saran, Apakah kami melangsungkan pernikahan menunggu proses perceraiannya selesai? sedang beliau ingin segera menikah dengannya supaya saya bisa bersamanya sehingga dapat mempercepat proses perceraian tersebut. atau kami bisa segera melangsungkan pernikahan tanpa surat cerai resmi keluar dari Denmark? Bagaimana bila dikaji dalam hukum yang berlaku di indonesia dan bila memungkinkan juga dalam hukum agama Islam.
terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan perhatiannya. mohon reply juga ke email saya.
May 26, 2011 at 4:29 am
Assalamu’alaikuim Wr.wb.
MOHON BANTUAN JAWABAN :
Pertanyaan buat rekan-rekan saya :
Saya mau bertanya mengenai syarat-syarat pernikahan bagi WNI yang beragama Islam yang berada di ARAB SAUDI sebagai TKW (tenaga kerja Wanita yang statusnya masih Perawan),dan akan melangsungkan pernikahannya dengan WNA asal Fakistan dan statusnya masih Perjaka, yang mereka sama-sama sebagai TKI di ARAB SAUDI ?
yang akan saya tanyakan syarat-syarat atau dokumen apa saja yang harus dilengkapi ? Dalam bahasa apa ? Bagaimanakah melegalkan pernikahan tersebut agar dapat diakui oleh Pemerintah Indonesia, Arab Saudi, dan Pakistan? Konsekuensi apakah yang akan terima bila menikah dengan WNA ?
Mohon bantuannya, mohon dibalas melalui E-Mail saya : al_mualif@yahoo.com atau melalui Hand Phone No. 081271328864, karena saya sangat memerlukan informasi mengenai hal ini, atas perkenan dan penjelasannya, sebelumnya saya ucapkan terimakasih Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
May 26, 2011 at 4:31 am
Assalamu’alaikuim Wr.wb.
MOHON BANTUAN JAWABAN :
Pertanyaan buat rekan-rekan saya :
Saya mau bertanya mengenai syarat-syarat pernikahan bagi WNI yang beragama Islam yang berada di ARAB SAUDI sebagai TKW (tenaga kerja Wanita yang statusnya masih Perawan),dan akan melangsungkan pernikahannya dengan WNA asal Fakistan dan statusnya masih Perjaka, yang mereka sama-sama sebagai TKI di ARAB SAUDI ?
yang akan saya tanyakan syarat-syarat atau dokumen apa saja yang harus dilengkapi ? Dalam bahasa apa ? Bagaimanakah melegalkan pernikahan tersebut agar dapat diakui oleh Pemerintah Indonesia, Arab Saudi, dan Pakistan? Konsekuensi apakah yang akan terima bila menikah dengan WNA ?
Mohon bantuannya, mohon dibalas melalui E-Mail saya : al_mualif@yahoo.com atau melalui Hand Phone No. 081271328864, karena saya sangat memerlukan informasi mengenai hal ini, atas perkenan dan penjelasannya, sebelumnya saya ucapkan terimakasih Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
May 28, 2011 at 6:43 pm
pak, saya mohon info, bulan july 2011 saya mau menikah secara muslim dengan WN belanda di bali, semua sudah ditangani oleh wedding organizer di bali, tetapi untuk legalisasi setelah menikah saya ingin mengurus sendiri bersama pasangan,saya mohon info yang jelas mengenai syarat2/prosedur yang harus saya lakukan, dan berapa lama proses legalisasi itu sendiri, terima kasih atas informasi-nya. wass.
June 3, 2011 at 5:16 pm
saya wanita indonesia mau menikah dengan pria mesir tapi status dia masih beristri yang saya mau tanya untuk mendapatkan agreemnt dari istri dia itu apa harus istrinya menulis sendiri tentang persetujuannya atau harus di buat di kantor urusan agama di mesir??? dan apakah harus di stamp atau tidak???
saya harap segera mendapat balasan der bp karena dalam waktu cepat…terimakasi
June 5, 2011 at 4:54 am
Yth. Bapak Pan Mohamad,
Mohon pencerahan dari Bapak, saya dan suami baru menikah syah KUA bulan Mei lalu. Suami saya WNA Amerika. Kami masih bingung tentang prosedure mendaftarkan pernikahan kami supaya diakui secara hukum Amerika. Apakah yg dimaksud dengan ‘Kutipan Akta Nikah’? Apakah itu sama dengan Buku Nikah Suami-Istri yg kami terima dari KUA? Mohon bantuan info & pencerahan prosedur pendaftarannya dan kemana, apa saja yg harus kami lakukan.. kami dua-duanya bodoh tentang hal ini… Terimakasih banyak…
Hormat saya,
nining
December 18, 2011 at 11:21 am
Salam kenal mba Nining.
Saya berencana menikah dengan WN Amerika di Indonesia. Boleh share soal surat No impediment letter dan soal surat lapor polisi ga ?
Untuk surat no impedimen letter, dokumen apa saja yang harus kita bawa ke kedutaan ? Lalu surat lapor kepolisian, darimana dapatnya ? apakah langsung dari Polda Metro jaya ?
Lalu bagaimana soal proses pendaftaran pernikahan kalian di Negara Amerika? apa sudah terlaksana ?
Thanks in advance
Ana
December 19, 2011 at 1:42 am
Hi Ana,salam kenal……….
sy jg berencana akan menikah dng wna amerika…..boleh share apa saja yg harus d persiapkan tuk menikah dngn wna Amerika d Indonesia.
calon sy jg berencana mau masuk islam…
Trimakasih…….
Rene
December 21, 2011 at 5:00 pm
hi Rene
Saat ini saya belum menyiapkan apa apa. tetapi keterangan bapak Pan Mohammad di atas sudah mewakili akan dokumen yang di butuhkan.
Untuk surat no impediment letter, teman saya pernah mengurusnya tetapi bukan di kedutaan Amerika karena calonnya bukan US citizen. Untuk itu saya ingin tahu apakah sama bila kita ingin meminta di kedutaan Amerika.
Saya membaca di site KUA, kalau calon suami juga harus memiliki surat lapor dari kepolisian.
Maaf ya mungkin tidak banyak membantu.
June 19, 2011 at 8:32 am
Yth. Bapak Pan Mohamad,
Mohon pencerahan, saya wni yang mengajukan visa belajar di Belanda dengan sponsor calon suami. Saat ini visa belajar dalam tahap pengajuan. Di lain pihak, saya berencana menikah di bulan Agustus ini (insyAllah), dan memerlukan surat ijin menikah dari kedubes Belanda, Apakah hal ini akan menyebabkan visa belajar saya di tolak?
Apa yang harus saya lakukan? mengingat waktu yang sangat singkat.
Terima kasih.
Hormat saya,
Nietta
June 24, 2011 at 4:44 pm
Itu syarat nikah dari pihak Indonesia. Menurut pihak WNA, pihak Kedutaan besar negara dia punya syarat bahwa bagi siapa yg nikah ma warganya (WNA) maka dipungut biara 500$ atao 600$. Itu aturan internasional. Benarkah?
June 24, 2011 at 4:45 pm
Itu syarat nikah dari pihak Indonesia. Menurut pihak WNA, pihak Kedutaan besar negara dia punya syarat bahwa bagi siapa yg nikah ma warganya (WNA) maka dipungut biara 500$ atao 600$. Itu aturan internasional. Benarkah?
leli_graphica@yahoo.com
June 26, 2011 at 1:11 am
Saya punya kakak yang bekerja di Malaysia sebagai TKW. Dia berencana menikah dengan pria berkebangsaan Nepal yang sama- sama bekerja sebagai pekerja asing dalam kontrak di Malaysia. Yang ingin saya tanyakan, syarat – syarat apa saja yang harus dipenuhi kakak saya dan pria asing tersebut agar dapat menikah di Indonesia?
Tolong jawab ke alamat email saya. Terima kasih…
July 13, 2011 at 3:37 am
hallo pak.mohon bantuanya sngat2(1),rencananya akhir thn ini kami nikah di indo calon suami sya wna malaysia beragama kristen ,dia berencna masuk islam di indo sblm nkah bsakah itu dan bgmn crany,(2)skrng ini sya lg kerja di s’pore dg tahun lahir yg di paspor beda 1th dgn identitas asli perlukah sya mengganti ktp dngn kk sya sma spti yg di paspor,apkh nantinya akan menimbulkan masalah,(3)benarkah harus menyiapkan jaminan 500jt itu,(4)tolong dibritau sedetailnya syarat2 yg diperlukan bg aku wni dan calon suamiku wna malaysia agr kita g salah lngkah,ato tmpt2 yg harus kita dtngi berhub aku dri blitar,jatim.(spt kedubes malaysia yg di jkt).trimakasih sblmnya.tlong blas lewat e-mail sja
July 18, 2011 at 9:52 am
ASS… PAK BGM KALAU PERKAWINAN BEDA SUKU DAN AGAMA? MOHON PENJELASAN. KARENA TIDAK ADA JAMINAN SESUKU DAN SEIMAN KELUARGA BAHAGIA TOH? TENTU MAU NIKAH DNG YANG YANG DAPAT SALING PENGERTIAN DAN MEMUNGKINKAN BAHAGIA. TKS.
July 21, 2011 at 1:11 pm
Saya warganegara indonesia menikah 1 thn lalu di indonesia secara agama islam dgn warganegara malaysia…saya ingin mendaftarkan pernikahan saya di indonesia,tapi kok dipersulit..ada yg bilang lebih baik saya persiapkan dokumen2 terlebih dahulu utk suami saya yg berkewarganegaran malaysia,lalu kami menikah ulang syah secara hukum….saya mau tau syarat2 apa saja utk suami saya yg warganegara malaysia menikah di indonesia..thnx
August 24, 2011 at 1:46 pm
Hi, aku mau tanya mengenai syarat menikah campuran di singapore, calon suami saya berkewarganegaraan iraq tapi tinggal dan bekerja di australia dan document yang hanya ia punya adalah travel document dan visa permanent australia, apakah document itu cukup untuk melakukan pernikahan di singapore. dan adakah syarat bahwa salah satu dari kita harus menetap disana minimal 3 bulan baru kita bisa menikah disana? mohon infonya thanks.
November 6, 2011 at 3:29 pm
untuk menikah di singapore hanya diperlukan paspor kedua mempelai dan salah satu dari kalian harus tinggal di s’pore selama 15 hari sebagai syarat untuk bisa menikah disana,biaya menikah murah untuk info lebih lanjut silakan lihat website regystri mariage of singapore
September 8, 2011 at 1:50 pm
makasih infonya sangat bagus mas ….buat yang nikah dengan WNA …..saya sempat mencopas ….apa 2 yang penting ….tolong mas web yang lain yang mengupas masalah pernikahan beda negara …biar lebih jelas
September 10, 2011 at 2:42 pm
Hi,
Saya ingin mengetahui prosedur penambahan nama belakang suami setelah menikah. Saya menikah dgn WNA dan suami meminta saya untuk menambahkan nama belakang nya setelah nama depan saya. Prosedur apa sajakah yang kira nya harus saya tempuh? Dan apabila sesudah pergantian nama tersebut apakah saya harus mengganti passport yang masih berlaku dengan passport baru, atau cukup dengan endorsement ?
Atas bantuan nya saya ucapkan banyak terimakasih,
September 18, 2011 at 6:32 am
Saya WNI ingin menikah dengan WNA asal Pakistan diThailand tapi hanya menikah secara islam di Islamic Center dan certificate marriage akan dilegalize diDeplu Thailand dan KBRi, pertanyaan saya diterimakah dan diakuikah pernikahan ini diIndonesia nantinya? bisakah pernikahan ini didaftarkan diKUA setempat? mohon jawaban ke email saya…terima kasih
March 1, 2013 at 6:31 am
Mba…alhamdulillah suami sy Pakistani dan kami skrg sdh dikaruniai 2 org anak. Jika ada kesulitan bisa konsultasi dg tmn sy di email nsindo2@yahoo.com. Semoga bisa membantu
September 26, 2011 at 11:19 pm
eisprungkalender…
[...]Perkawinan Campuran « PAN MOHAMAD FAIZ[...]…
September 27, 2011 at 9:57 am
Konkursy Guru…
konkurs do wygrania…
October 25, 2011 at 2:31 am
Assalamuallaikum Pak Pan M.Faiz
mohon bantuannya advice lewat email bisa pak?
terima kasih
November 9, 2011 at 7:16 am
assalamuaikum,,
saya warga negara indonesia, dan saya akan menikah dengan WNA Singapura, kalo nikah di singapura syaratnya apa aja ya, dan nanti untuk status anaknya seperti apa?
mohon dengan sangat untuk pencerahan masalah ini ya?
terima Kasih,
November 14, 2011 at 3:13 am
Saya WNI (wanita), tinggal di China akan menikah dengan WNA korsel di Korsel. Saya ingin bertanya dokumen2 apa saja yang harus disiapkan? apakah saya harus pulang Indonesia untuk mengurus dokumen2 tersebut atau bisa d wakilkan? atau saya bisa mengurusnya di KBRI China?
Mohon kirimkan jawabannya ke email saya. Terima kasih
November 15, 2011 at 3:39 am
assalamualaikum wr wb..
Saya WNI bermaksud hendak menikah dg WNA London UK di Indonesia, kami sama2 muslim. Saya sudah punya anak 1 usia 4thn. Bagaimana status anak saya nanti di London? Visa apa yang akan saya dan anak saya gunakan? Terimakasih banyak ya Pak..
November 25, 2011 at 10:43 am
saya punya rencana menikah dengan pasangan beda negara beda agama,saya muslim ,pasangan hindu di indonesia dalam waktu dekat.
apakah benar menikah dengan warga negara asing saat ini di kenakan beaya deposit kepada pemerintah sebesar 500 jt?
December 11, 2011 at 7:07 am
Bagaimana jika kedua belah yang bersangkutan berada di malaysia,syarat-syarat apakah yang harus dipersiapkan agar perkawinan boleh dilakukan di indonesia?thanks before to everyone want to help me…
December 15, 2011 at 8:33 am
aq mau nanya soal pernikahan ,gimana klu tkw udah nikah disana apa anak ya juga sebagai warga negara malayasia .oh ya bagi nama ya nita rizki amelia dimalaysia selamat ya udah jadi ibu disana ,aq ihklas melepas kan u di malasia maaf
January 18, 2012 at 7:29 pm
Bulan April, saya berencana untuk menikah dengan WNA UK, persyaratan apa saja yang harus dilengkapi oleh saya dan calon suami saya apabila pernikahannya dilakukan secara islam, mohon jawabannya pak, terimakasih.
March 14, 2012 at 5:25 am
hi octa boleh share infonya dong,,saya juga rencana nikah dengan orang uk,,sekarang dia masih mau cari visa biar bisa datang ke bail..tapi kayakya harus ada invitation latter gitu,,kamu ada masukan ngak sih?please kasi tahu dong,,saya jadi agak bigung dikit,,soalya saya masih di amerika kerja,,mauya sh dia jemput saya di amerika dan pulang bareng kebali nikah,,tolong dong share infonya:) thanks ya
January 26, 2012 at 5:35 pm
ritze perdana 2 for rent…
[...]Perkawinan Campuran « PAN MOHAMAD FAIZ[...]…
February 3, 2012 at 11:27 pm
kalau menikah dengan WNA asing dengan agama masing2 bagaimana dan apa saja persyaratanya, saya kristen, co saya islam dr malaysia. terima kaish
February 16, 2012 at 10:05 am
qu pngn suatu saat jdi wna,gmna cranya?
February 16, 2012 at 10:05 am
qu pngn sutu saat qu jdi wna,jdi gmana cranya/
March 9, 2012 at 1:46 am
Saya berencana menikah di negara China, tapi calon suami berkewargaan Pakistan, karena kami sama-sama masih study jadi berencana balik ke Indonesia pada saat libur dan merayakan pernikahan di Indonesia. Apa dokumen yg harus dipersiapkan untuk beda negara dan menikah dinegara lain?Terima kasih sebelumnya.
March 1, 2013 at 6:32 am
Mba…alhamdulillah suami sy Pakistani dan kami skrg sdh dikaruniai 2 org anak. Jika ada kesulitan bisa konsultasi dg tmn sy di email nsindo2@yahoo.com. Semoga bisa membantu
April 29, 2012 at 1:57 pm
saya wanita, wni, katolik, akan menikah dengan laki-laki muslim asal malaysia. kira-kira, jika menuruti prosedur hukum yang lebih mudah, apakah pernikahan tersebut sebaiknya di langsungkan di malaysia atau indonesia? untuk keterangan, sampai detik ini kami memutuskan untuk tetap dengan keyakinan masing-masing. mohon info syarat, dll jika pernikahan tsb dilakukan di malaysia ataupun indonesia. terimakasih.
June 1, 2012 at 3:01 pm
for u my husband
July 7, 2012 at 12:41 pm
Saya sudah menikah dengan WNA ceko tahun lalu. kira kira 2 bulan lagi anak saya mau lahir, dan kami berkeinginan mengajukan kewarganegaraan ganda untuk anak kami. apakah hal itu bisa terjadi? kalau bisa, syaratnya apa ya?
mohon petunjuknya…
August 26, 2012 at 2:49 am
mungkin ribet banget yah syarat menikah dengan WNA..pacar aku orang pakistan dia datang ke indonesia karena dia ada masalah dengan negaranya (fighting)
dia punya pasport tapi masa aktif nya sudah habis dia lapor ke departemen UNCR lalu di ambilah pasport tersebut dan menggantinya dengan selembar kertas yang setiap 4 bln sekali harus d ganti kalo ngga dia dia berstatus ilegal..aku bingung bagaimana caranya menikah dengan keadaan yang seperti ini…sejenak aku melupakan rencana pernikahan tersebut karena di rasa tidak mungkin bisa terlaksana..
Adakah jalan untuk kamu bisa menikah…
Mohon balasannya ya.
September 11, 2012 at 10:19 am
halo mbak chomalasari, syarat menikah dgn WNA palagi Pakistan memang super ribet karena saya punya pengalaman yg sama..yg jelas paspor sbg identitas utamanya hrs ada…kalau boleh tau dimanakah posisi calon suaminya?
September 14, 2012 at 12:57 am
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Mas Faiz, sebelumnya terimakasih atas infonya. Tp Q belom jelas benar soal pernikahan campuran ini.
O ya, q Rina WNI, muslim (domisili Makassar, Sulawsi Selatan). Saat ini sedang menjalin hubungan dengan seorang pria kewarganegaraan Pakistan, Nasir, juga muslim yang sekarang sedang bekerja di Korea Selatan. Insya Allah jika tidak ada halangan desember ini Nasir akan datang ke Indonesia dan kami berencana akan melangsungkan pernikahan. tentu saja di Indonesia. Apa saja yang harus kami persiapkan? Mohon info yang sedetail-detailnya. Coz I really have no knowledge about this. Syukran yahhh Mas…
September 14, 2012 at 1:46 am
Salam mbak Rina,kalo boleh saya bantu jawab. Mengenai cara wn Pakistan berkunjung ke Indonesia, caranya yang bersangkutan apply di KBRi dimana dia berada,lengkapi dokumen persyaratannya spt melampirkan surat undangan dr sponsor dr Indonesia,fc paspor,surat keterangan dr perusahaan tempat dia bekerja,travel cheque,re entry permit ke negara dia tinggal skrg,bukti booking tiket pswt dan hotel dan isi form yg tlh disediakan. Dr pihak mbak sendiri siapkan surat sponsor bermeterai,fc KK,fc KTP kirim ke org yg mau apply visa. Semua berkas diserahkan ke KBRI utk dicek lbh lanjut. Utk diketahui,berdasarkan pengalaman karena suami saya juga Pakistani, tak mudah proses mengundang pakistani,tidak spt warga negara asing lainnya krn Pakistan masuk dlm list negara yg perlu persetujuan khusus imigrasi Indonesia utk mendptkan visa. Semoga penjelasan ini bisa membantu
December 6, 2012 at 2:12 pm
assalamulaikum, mengenai penjelasan mba’ diatas, saya jg punya kepentingan yg sama dng mba’ rina, mba’ beautychain (maaf krn saya blm tau nama mba’) bs bantu saya plsss..utk lebih lanjut syarat2 apa saja yg di perlukan utk menikah dng warga negara pakistan, mba’ bs saya hubungi dimana ya ? apa saya bs contact mba’ via yahoo ataw email ? pls help me ya mba’…email saya di uci_docsub@yahoo.com
mksh byk sblmnya smga mba’ mendapatkan balasan yg terbaik dr Allah amin….
March 1, 2013 at 6:28 am
Mba…alhamdulillah suami sy Pakistani dan kami skrg sdh dikaruniai 2 org anak. Jika ada kesulitan bisa konsultasi dg tmn sy di email nsindo2@yahoo.com. Semoga bisa membantu
September 17, 2012 at 1:37 am
Saya mohon bantuan infonya, apakah syarat pria asing utk menikahi org indonesia hrs ada uang 500juta di rek atau tergantung dari negara masing2 jumlah uang yg ditentukan tersebut, mohon bantuannya. Terima kasih byk, smoga اَللّهُ membalas kebaikan anda.
September 21, 2012 at 12:18 pm
Mohon bantuannya apa saja persyaratan dan bagaimana caranya utk menikahi wna bangladesh yg bekerja di Uk. kl menikah di Indonesia bgmna n kl di Uk jg bgmn. kl stlh nikah pindah UK gimana prosedurnya.mohon bantuanny, thx (tlong sy d email bt solusinya)
September 22, 2012 at 5:50 am
saya mau tanya bagaimana caranya nikah . dengan lelaki WNA(Nepal)? apa saja syarat nya agar dapat surat resmi pernikahan dari Indonesia dan Nepal.
September 27, 2012 at 4:51 am
saya berencana akan menikah dengan orang swedia yg kebetulan tinggal di UK, syarat & ketentuan apa saja yg harus saya siapkan agar pernikahan kami bisa tercatat resmi di catatan sipil negara tempat tinggal pasangan saya cause kami aka menikah disana?
October 5, 2012 at 3:16 pm
mohon informasi prosedur selengkapnya mengenai legalisir kutipan akte perkawinan, no telphone atau siapa dan dimana tepatnya yang bisa kami hubungi untuk departemen hukum dan departemen luar negri ? mengingat kami sangat minim mendapatkan informasi mengenai hal ini. apakah ada agency yang bisa membantu kami ? kami sangat memohon bantuan anda terimakasih.
October 5, 2012 at 3:27 pm
mohon bantuannya ( Urgent ) secepatnya dan terimakasih
November 9, 2012 at 7:02 am
Mohon di share kalo sudah mendapat info lebih detailnya
terima kasih….
October 7, 2012 at 10:16 am
Saya Dini, saya mau tanya.
Saya seorang muslimah calon suami saya katolik tapi dia berencana mau masuk muslim di Indonesia
Rencana bulan februari 2012 kami berdua ingin nikah campur di belanda dengan masih memeluk keyakinan kita masing-masing.
Saya mau tanya, syarat-syarat apa saja yang saya dan calon suami untuk pernikahan campuran & beda agama ini ?
apakah setelah saya kembali ke Indonesia, apakah catatan sipil di Indonesia menerima (mensahkan) surat nikah kami ?
syarat utk yg beda agama lebih jelasnya apa ya?
Apakah pake catatan sipil juga?
Nt saya nikah di KUA juga, pake catatan sipil.
Apakah bisa 2x catatan sipil?
Minta tolong bantuannya utk diinfo ke e-mail saya ini ya.
Terima kasih,
dini
October 7, 2012 at 10:22 am
apakah saya bisa menikah dengan pasangan saya, dimasa Visa Turis saya nanti ? minta jawabannya segera ya. thanks.
October 10, 2012 at 8:27 am
Pak Faiz yth, pak, bisakah saya WNI menikah dengan WNA Pakistan di Malaysia KL ?karena tidak dapat visa Indonesia. Apakah syarat2nya untuk WNI dan WNA,Pak menikah di KL, kemudian diserahkan kemana? apakah ke Kedubes Indonesia di KL? kemudian bagaimana caranya menikah di KL? apakah langsung ke mesjid dan menemui pengurus mesjid dg membawa rekomendasi dari KBRI ?, terimakasih banyak atas bantuannya. wassalam, Yuni Zulfiqar
October 10, 2012 at 8:58 am
Pak Faiz yth, pak, bisakah saya WNI menikah dengan WNA Pakistan di Malaysia KL? Kami berdua muslim, karena calon suami sya tidak dapat visa Indonesia. Calon suami saya menyarankan nikah di PAK, tapi saya tidak siap utk hidup di PAK. Lalu apakah syarat2nya untuk WNI dan WNA PAK menikah di KL, kemudian syarat2 tsb.diserahkan kemana? apakah ke Kedubes Indonesia di KL? kemudian bagaimana pelaksanaan menikah di KL utk supaya syah secara syariah Islam? apakah langsung ke mesjid dan menemui pengurus mesjid dg membawa rekomendasi dari KBRI? Dan bagaimana selanjutnya utk mendapatkan syah secara hukum., terimakasih banyak atas bantuannya pak saya bingung sekali. wassalam, Yuni Zulfiqar
October 18, 2012 at 9:06 am
mba yuni, nasib anda sama dengan saya..bisakah berbagi informasi dengan saya? karena saya juga merasa sangat bingung dengan peraturan tentang menikah dengan WNA. saya harap anda dapat berbagi. terima kasih
March 1, 2013 at 6:24 am
Mba…alhamdulillah suami sy Pakistani dan kami skrg sdh dikaruniai 2 org anak. Jika ada kesulitan bisa konsultasi dg tmn sy di email nsindo2@yahoo.com. Semoga bisa membantu
November 9, 2012 at 7:43 am
Pak Faiz yg terhormat,
saya berencana menikah dengan WNA India tapi berdomisili di Singapore. setelah membaca keterangan diatas, ada beberapa hal yang tidak saya mengerti. tentang “Surat Keterangan” yang menyatakan bahwa dia dapat kawin dan akan kawin dengan WNI, apakah itu sama dengan NOC Marriage..? (tercantum di website India Embassy Jakarta). kemudian apakah CNI / Certificate of no impediment itu, apakah sama dengan singlehood letter atau sama dengan NOC Marriage? untuk semua dokumen yg saya butuhkan apakah saya bisa mengurus di kedutaan India di Indonesia (jakarta) atau saya harus mengurusnya di kedutaan India di Singapore?
dan untuk legalisir di Departemen Hukum dan HAM dan Departemen Luar Negeri, apakah itu hanya untuk Kutipan Akta Perkawinan saja (setelah kami menikah) atau seluruh dokumen yang saya butuhkan harus di daftarkan ke Departemen tersebut..?
terima kasih banyak
nanik
November 24, 2012 at 6:43 am
yth:pak faiz,
saya wanita indonesia yang rencana akan menikah dengan warga taiwan setelah imlek (sktr 2-3 bln lg)posisi saya skrg msih di taiwan. status suami blm pernah mnikah,saya janda anak 1.domosili saya di jatim,ingin meminta tolong agent untuk urus semua keperluan di kedutaan dan surat2 laen yang di butuhkan(tentu saja bukan tmsuk sura2 yg bs sy dapatkan di daerah saya)mohon infonya,saya bisa menghubungi siapa dan berapa biayanya(tmsuk tiket saya ke taipei)mohon hubungi saya di email sy: poncosomo@yahoo.com.tw.terima kasih….by’ _yaya_
November 25, 2012 at 8:21 am
helllo teman teman , siapa yang pernah kawin dg org asing tolong dong bagi2 infonya , nama saya Ety beragama islam sedanglan calon suami saya ber kewarganegara Australia beragama kristen katolik , kami bingung untuk merencanakan pelaksanaan perkawinan dimana , di Indonesia atau di australia , lebih mudah kawin di indonesia atau di australia , kalau di kawin di Indonesia apa saja persyaratannya ? dan kalau kawin di Australia apa saja persyaratannya ? agar perkawinan kita berdua sah di akui 2 negara yaitu Indonesia dan Australia dan syah menurut agama juga , dan calon suami saya juga mau kawin di indonesia dgn perkawinan muslim mengikuti agama saya islam , tapi calon suami saya mau sebagai sponsor saya , beliau mau mengundang saya untuk datang ke Australia , terus yang saya tanyakan type visa apa yang harus saya isi formnya dan persyaratannya apa saja supaya permohonan visa saya di kabulkan sama pihak kedutaan Australia.
mohon penjelasannya dari teman2 yang sudah berpengalam , saya tunggu info secepatnya , thanks yaaaa sebelumnya….mudah2an kalian mendapat kan pahala sebanyak banyaknya dari Allah SWT…Amiennn…
infonya bisa di emaikan ke ety_yati@yahoo.co.id atau dijawab langsung disini juga bolehhhh..biar bermanfaat buat teman2 yang senasip mendapatkan suami bule hehehehhee….
thanks ,
Ety
December 14, 2012 at 10:44 am
Ety, check aja http://www.immi.gov.au.
Tinggal cari visa apa yg dibutuhkan. Sejauh yg saya tahu, kalau belum menikah dan berniat menikah di australia, Ety perlu apply Prospective Marriage Visa. Tapi jika sudah menikah di luar Australia, dan sesudahnya ingin tinggal di Australia sebagai istri, apply Spouse Visa.
Sebaiknya calon suami membaca juga persyaratan di website tersebut.
November 25, 2012 at 9:07 am
mbak fitri , salam kenal aku Ety dari Surabaya , tolong bagi bagi infonya dong , kalau kawin dengan orang Australia , ini mbak alamat emailku ety_yati@yahoo.co.id atau no hp ku 081703703458 no pin ku 26b30f20
thanks yaaa…mbakkk…semoga kebaikan mbk akan mendapatkan pahala dari Allah…Amiennnn….hehhehehehe….
March 11, 2013 at 3:10 am
Assalamualaykum, salam kenal sebelumnya
Saya mohon syaran dan informasi. Rencananya saya akan menikah dg wna srilankan yg kerja di qatar. Mohon infonya paper apa ja yg harus saya siapkan untuk ke kedutaan negaranya di indonesia . Makasih sebelumnya.
April 28, 2013 at 2:19 am
Bapak Pan Mohammad Faiz yang terhormat.
senang sekali bisa menjumpai situs Bapak ini.saran saya Agar bapak membuka kesempatan kepada pembaca ,yang dapat memberi saran dan jawaban untuk para penanya,karena saya lihat banyak pertanyaan yang belum terjawab.contohnya seperti pada Situs Yahoo answer.sebab kalau bapak harus menjawab tentu sangat banyak menyita waktu.
April 28, 2013 at 2:27 am
bisakah seorang perempuan warga negaraa indonesia melakukan pernikahan di Australia,padahal ketika disana dia hanya memiliki visa kunjungan selama 3 bulan.Bolehkah dia mengajukan visa pasangan/marriage visa di Australia ?,ataukah dia harus mengajukan di Indonesia ,setelah dia kembali ke Jakarta?Dia akan menikah disana dengan sesama muslim.