Sumpah (Saya) Pemuda!


MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-80
.

“Memilih satu momentum yang tepat adalah pula satu keharusan, sebab kalau tidak maka segala-galanya akan menjadi sia-sia dan mubazir. Saya katakan mubazir sebab sebenarnya fungsi pemuda di dalam masyarakat yang sedang bergolak adalah pendek sekali, dan kerenanya masa yang pendek itu haruslah dapat menghasilkan prestasi dan momentum yang menentukan”.
.
– Adam Malik dalam “Mengabdi Republik” –

***

NEGERI DI PERSIMPANGAN JALAN

Berduyun rakyat kian mengaduh
Terhampar duka dan rasa pilu
Gemuruh bising rakyat menjerit
Meratapi nasib yang begitu pelik

Rakyatku miskin,
Namun terlalu kaya bila ditelusuri
Negeriku demokratis,
Namun seringkali berubah anarkis

Bangsaku Merdeka,
Namun masih saja bergantung kepadanya
Generasiku pintar,
Namun terbuai oleh manisnya benda berbinar

Indonesiaku di persimpangan jalan…

Kini ku merenung,
100 tahun sudah tertanam jiwa nasionalisme
80 tahun berkumandang di atas sumpah darahku
63 tahun menghirup udara kemerdekaan
10 tahun melaju di landasan pacu reformasi

Tetapi entah mengapa,
Perubahan itu kian hari kian tak menentu
Semua yang hadir masih saja terlihat semu
Layaknya fatamorgana memendar bayangan kelabu

Indonesiaku di persimpangan jalan…

Nusantara…,
Jangan lagi kau tertunduk bersujud
Kembalilah pada titah awal negeri ini terwujud
Sebab kini rotasi dunia berputar begitu kencang
Tak lagi iba meninggalkan bangsa yang terbelakang

Bangkitlah Indonesiaku!
Negeri subur, sumber daya menjamur
Bangkitlah Indonesiaku!
Robohkan jiwa egoisme, wujudkan rasa optimisme

Tepat hari ini ku torehkan seberkas janji
Niat mengabdi di haribaan Ibu Pertiwi

Jakarta, 28 Oktober 2008

***

Catatan:

Puisi di atas merupakan bagian pembuka tulisan dari Buku yang akan diterbitkan

oleh Penulis dalam waktu dekat ini.

Advertisements

4 thoughts on “Sumpah (Saya) Pemuda!

  1. Assalaamu’alaikum…
    Subhanallah…puisi yang luar biasa.momentum sumpahpemuda adalah momentum refleksi bagi pemuda/mudi indonesia’tuk bergerak terus ke depan.jgn pernah diam!karena diam akan mematikan semua potensi kita!jgn pernah terjebak oleh romantisme sejarah masa lalu!bangkitlah pemuda…!harapan itu masih ada….!

  2. Assalaamu’alaikum…
    hidup pemuda :-)

    saya butuh bantuan mengenai brain gain di cina setelah tahun 2000
    1. jumlah dan tipe/profesi para returness setelah di Cina?
    2. dari negara mana saja returness itu berasal?

    kalau ada data2 diatas saya mohon bantuannya, untuk skripsi saya…..

    trimakasih,

    wassalam

  3. Assalamualaikum…tahniah saudara Faiz…
    sebuah puisi yang membuat kita terkesima dengan semangat patriotisma yg tinggi.Semoga bangsa Indonesia bangkit dan terus mara memperkasakan jati dirinya.Sebagai warga Malaysia, jiran serumpun,saya bangga dengan semangat bangsa Indonesia dan turut berbagi rasa.Salam Merdeka!

    Ikhlas dari: Munira

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s