DEMOKRASI ANARKI: Sebuah Puisi Jiwa

DEMOKRASI ANARKI

 Demokrasi Anarki

 

Berteriak lantang berkedok aspirasi

Mengumbar janji dan program suci

Lihat! semua orang bernafsu meraih kursi

Di tengah euforia terbukanya pintu reformasi

 

Gawat Tuan! Nurani bangsa telah dicuri

Mereka saling tuding dan saling menggurui

Yang tidak setuju boleh gunakan emosi

Kerahkan massa, lalu letupkan provokasi

 

Inikah yang kau sebut demokrasi?

Ah bukan, ini sih namanya democrazy!

Pantas saja tiap demonstrasi berhujung anarki

Karena kita sedang terlelap di alam mobokrasi

 

 

Merdeka Barat, 12/02/09 – 18:00 WIB

 

Catatan: Turut Berduka atas jatuhnya korban dalam Demokrasi Anarki

di Gedung DPRD Sumut